Banyak Insentif, Generasi Milenial Makin Banyak Berburu Rumah

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Kebijakan relaksasi dan stimulus di industri properti, banyak dimanfaatkan gernerasi milenial, para pasangan muda ataupun yang masih melajang untuk memiliki properti sendiri.

Pasalnya, stimulus dari pemerintah, seperti pembebasan 100 persen PPN pada pembelian properti maksimal Rp 2 miliar, suku bunga KPR/KPA terendah yakni berada pada angka 4-5 persen, dan uang muka 0 persen, telah mendongkrak pembelian properti di bulan Maret 2021 ini.

“Seperti untuk uang muka 0 persen banyak dimanfaatkan oleh karyawan, karena selama ini mereka punya kemampuan menyicil namun tidak punya dana besar di awal. Sehingga DP 0 persen sangat membantu, ditambah bunga KPR rendah,"ungkap Ali Munanda Soedarsono Managing Director Duta Putra Land, Sabtu (27/3/2021).

Sebenarnya, lanjut Ali, di tahun 2020 pun ketertarikan pada perumahan skala kota ini sudah tampak, tetapi sebagian menahan dengan berbagai pertimbangan.

Namun ketika pemerintah memberikan banyak insentif mereka pun tak menyia-nyiakan. DP 0 persen dan rendahnya suku bunga KPR, menjadi waktu yang tepat untuk bertransaksi ke sektor properti.

Kebijakan relaksasi dan stimulus di sektor properti, mendorong konsumen dan investor melakukan transaksi properti di proyek-proyek Duta Putra Land. Salah satunya adalah Grand Duta City yang mengalami kenaikan permintaan signifikan.

Dalam acara seminar yang diikuti sekitar 500 property agent via daring dan 80 lead property agent secara offline atau tatap muka sesuai prokotol kesehatan, Ali menjelaskan, pertumbuhan bisnis properti di tahun 2021 akan jauh lebih baik dibandingkan 2020.

Gairahkan Pasar Properti

Begini cara meningkatkan kualitas udara di dalam rumah.  | Unsplash - nathan fertig
Begini cara meningkatkan kualitas udara di dalam rumah. | Unsplash - nathan fertig

Pelonggaran aktivitas bisnis dengan protokol kesehatan sebagai budaya new normal dan vaksinasi sudah berjalan akan memberikan psikologi positif terhadap pasar properti.

“Duta Putra Land sangat confident, pasar properti tahun 2021 bisa tumbuh di atas 30 persen dibandingkan tahun 2020. Karena itu, kami me-launching cluster baru di Grand Duta City, Bekasi, The East Manhattan. Kenyataannya mendapatkan respon sangat positif dilihat dari banyaknya property agent yang bergabung memasarkan produk baru kami,” kata Ali.

Menurutnya, setelah sukses memasarkan cluster pertama The West Mahattan di tahun 2020 yang sudah sold out 85 persen, kini anak perusahaan Duta Putra Land merilis cluster kedua, yang dinamakan The East Manhattan. Pemasaran Tahap 1 cluster ini menawarkan 100 unit rumah, dari total 351 unit, di atas lahan 4,9 hektare.

"Duta Putra Land, Grand Duta City di Bekasi Utara, sebagai proyek baru, harga yang ditawarkan adalah harga perdana di kawasan yang masuk kategori sunrise property atau kawasan berkembang, yakni mulai dari Rp 800 jutaan," katanya.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: