Banyak Jemaah Haji Positif, Menkes Perkirakan Puncak Gelombang Covid-19 Bisa Berubah

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memprediksi puncak gelombang keempat Covid-19 di Indonesia dapat berubah karena importasi kasus yang dibawa jemaah haji ke Tanah Air. Puncak gelombang keempat diperkirakan terjadi pada akhir Juli 2022.

"Kita lihat dengan pulangnya jemaah haji, kita lihat profilnya, mungkin agak berubah, karena memang jemaah haji pada berdatangan dan ada beberapa juga yang kena (terkonfirmasi positif ) Covid-19," kata Budi dalam agenda peluncuran kit diagnostik molekuler BioColoMelt-Dx di RS Darmais Jakarta, Selasa (19/7).

Namun, Budi belum menyampaikan secara spesifik jumlah jemaah haji Indonesia yang terkonfirmasi positif Covid-19. Dia mengatakan Kemenkes bersama sejumlah pakar epidemiologi memperkirakan kasus Covid-19 pada puncak gelombang kali ini mencapai 20.000 lebih.

Semula, prediksi itu diukur berdasarkan pengamatan yang terjadi di Afrika Selatan sebagai negara asal penyebaran varian BA.4 dan BA.5. Kenaikan kasus di Afrika Selatan dalam sebulan terakhir, hanya sepertiga dari puncak Omicron BA.1.

Hospitalisasi atau pasien yang dirawat di rumah sakit hanya sepertiga dari puncak Omicron. Jika Indonesia meniru pola yang terjadi di Afrika Selatan, kata Budi, diperkirakan kasus di Tanah Air mencapai 30 persen dari puncak Omicron atau setara 20.000-an pasien.

"Kalau sementara kita lihat sampai sekarang, BA.4 dan BA.5 masih lebih tinggi kenaikannya," katanya dilansir dari Antara.

Kalau dibandingkan dengan negara lain, lanjut Budi, India kenaikannya hampir serupa dengan Indonesia. Peningkatan kasus BA.4 dan BA.5 yang lebih tinggi justru melanda Inggris, Portugal, Amerika dan Jepang.

"Prancis dan Amerika sudah di atas 100.000 kasus, termasuk Singapura, Jepang," katanya.

Sementara itu, Kepala Pusat Kesehatan Haji, Kementerian Kesehatan Budi Sylvana yang dikonfirmasi terkait jumlah jemaah haji Indonesia yang tertular Covid-19, belum memberikan komentar. [tin]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel