Banyak Pegawai Covid-19, Unesa Lockdown 10 Hari

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Surabaya - Universitas Negeri Surabaya (Unesa) memberlakukan lockdown selama 10 hari ke depan lantaran banyaknya kasus Covid-19 di Surabaya.

"Iya benar," ujar Kepala Hubungan Masyarakat Unesa Vinda Maya Setianingrum di Surabaya, Kamis (1/7/2021).

Tak hanya itu, lanjut Vinda, berdasarkan laporan yang masuk, banyak pegawai Unesa yang terpapar. Namun, dia enggan membuka jumlahnya.

"(Lokckdown diterapkan?) dua-duanya," ucapnya.

Vinda menyampaikan, selama lockdown pihaknya akan sterilisasi hingga tracing. Kemudian menggencarkan lagi informasi seputar Covid-19 dengan cara memasang spanduk dan banner di lingkungan kampus.

Vinda menjelaskan, SE dengan nomor B/31168/UN.38/HK.01.01/2021 itu diterbitkan sejak Rabu (30/6/2021). Ditandatangani oleh Rektor Unesa Nurhasan. Isi dari surat tersebut, menginstruksikan seluruh pegawai Unesa untuk kerja dari rumah alias work from home (WFH).

Hanya Urgent

"Kebijakan WFH ini berlaku 10 hari. Terhitung mulai sejak 1 hingga 10 Juli 2021. Selama masa tersebut, pimpinan Unesa, dosen, tenaga pendidik dan mahasiswa diimbau untuk tidak ke kampus terlebih dahulu kecuali urusan penting. Layanan perkantoran dilakukan secara online atau daring," ujarnya.

Salah satu urusan penting ialah pengambilan ijazah. Terlebih, baru-baru ini Unesa mempersilakan mahasiswanya yang sudah diwisuda secara virtual untuk mengambil surat tanda kelulusannya itu selama sepekan ini. Untuk mengambil ijazah ini, Vinda memastikan masih bisa tapi secara terbatas.

"Kalau urgen masih boleh. Misal untuk melamar pekerjaan, tapi dengan prokes," ucap Vinda.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel