Banyak Pengalaman, Air Gate Madinah Jamin Keamanan Koper Jemaah saat Proses X-Ray

Merdeka.com - Merdeka.com - Fase pemulangan jemaah haji gelombang kedua segera dimulai. Kloter pertama pemberangkatan dari Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMMA) Madinah ke Tanah Air dijadwalkan pada Sabtu, 30 Juli 2022, subuh.

Ada lima kloter yang diterbangkan besok. Yakni JKG 24, MES 8, BTJ 5, SOC 22, UPG 3.

Sebagai persiapan, hari ini koper jemaah mulai dilakukan penimbangan. Sesuai aturan, tonase untuk satu koper jemaah menuju embarkasi selain Surabaya yakni 32 kg.

Pantauan tim Media Center Haji (MCH) 2022, Jumat (29/30) koper jemaah sudah disiapkan di lorong kamar. Kemudian diturunkan ke lobi. Tepat pukul 08.00 WAS, dilakukan penimbangan.

Setelah proses penimbangan selesai, koper akan dibawa dengan truk menuju gudang Air Gate untuk dilakukan pemeriksaan mesin X-Ray. Air Gate adalah perusahaan yang bekerja sama dengan Garuda Indonesia untuk mengurusi koper jemaah.

Raed Almazroi, CEO Airgate Company, mengatakan gudangnya sudah siap digunakan untuk melakukan pemeriksaan pada koper-koper jemaah.

"Kita memiliki gudang yang nantinya di sini akan ada mesin X-Ray untuk mengecek barang jemaah. Dari hotel dibawa ke gudang, setelah selesai pemeriksaan dari gudang dibawa ke Airport," katanya saat Kepala Daerah Kerja Madinah, Amin Handoyo dan rombongan melakukan peninjauan.

Pemeriksaan barang jemaah, katanya, hanya menggunakan satu mesin X-Ray yang cukup canggih. Walaupun hanya satu, dia pastikan proses pemeriksaan tetap lancar.

"Insyaallah cukup untuk jemaah Garuda Airlines," kata dia.

Pihaknya mengerahkan 20 pekerja saat proses pemeriksaan barang jemaah, terdiri dari pekerja, pemantau mesin X-Ray dan staf dari Air Gate.

"Sebelum masa corona itu tidak ada pemeriksaan dengan X-Ray mesin untuk bagasi. Sekarang start untuk pertama kali. 2019, 2018, 2017 tidak ada, langsung dari hotel ke airport. Nah mulai tahun ini ada pemeriksaan X-Ray untuk memeriksa koper jemaah," papar Raed.

Dia pastikan, semua petugasnya bekerja profesional. Selain itu, dijamin barang bawaan jemaah tetap aman, sekali pun ada pembongkaran. Apalagi, ada petugas PPIH dari seksi pelayanan dan kepulangan serta perlindungan jemaah yang ikut memantau.

"Air gate sudah punya banyak pengalaman , kurang lebih 15 tahun. Kita juga mengurusi jemaah yang di Makkah, jadi semua orang sudah tau bagaimana kerja Air Gate. Nanti cara kerja di Makkah akan diterapkan di Madinah. Insya Allah tidak ada masalah," tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kasi Yanpul Daker Madinah, Cecep Nursyamsi, memastikan ada petugas yang memantau proses pemeriksaan koper jemaah. Bila ditemukan barang-barang dilarang, akan dibongkar langsung tanpa merusak apalagi melakukan hal tidak diinginkan.

"Saat pembongkaran disaksikan petugas PPIH di sini dan linjam. Dan ketika ditemukan benda yang dilarang tidak lagi dikembalikan ke jemaah, akan dibongkar dengan disaksikan petugas," kata Cecep. [eko]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel