Banyak Pengeroyokan, Polisi Jaga Balap Liar di Jalanan

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepolisian Polda Metro Jaya akan memerintahkan Polres jajarannya untuk memberantas lokasi balapan liar dengan menjaga titik-titik balapan liar di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

"Demi memberikan rasa aman bagi masyarakat, lokasi balapan liar tak hanya dipatroli tapi juga di dijaga," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, Senin (9/4/2012) di Mapolda Metro Jaya.

Dijelaskan Rikwanto, penjagaan akan dilakukan di waktu-waktu yang biasa digunakan oleh pelaku balapan liar seperti pada pagi dini hari, malam maupun sore hari.

Untuk diketahui, dua hari berturut-turut terjadi pengeroyokan di ibukota yang dilakukan oleh kelompok bermotor. Sabtu (7/8/2012) dini hari pukul 02.50 WIB terjadi pengeroyokan hingga mengakibatkan tewasnya Soleh (17) di Jl Danau Sunter Utara depan SPBU Shell Tanjung Priok. Korban dikeroyok oleh 50 yang mengendarai sepeda motor dan mukanya di cat putih serta berbadan tegap. Selain itu ada pula korban luka lainnya, yakni Zainal luka di lengan kiri serta Reja luka bacok di tengkuk dan saat ini dirawat di RS Koja.
Untuk barang bukti, yang diamankan berupa motor Satria B 6878 ULO, baju korban, dan potongan kayu.

Kemudian pada Minggu (8/4/2012) dini hari, pukul 02.30 WIB. Terjadi pengeroyokan di Jl Benyamin Sueb Kemayoran Jakarta Pusat terhadap empat korban yakni Muhamad Syari, Reza, Mul dan Fajri Cesar. Saat keempatnya tengah nongkrong, tiba-tiba dikeroyok 30 orang yang menggunakan sepeda motor dan membawa sajam.

Akibatnya Muh. Syarif mengalami luka sobek di mata kanan, Fazri dan Mul mengalami luka sobek pada punggung kanan, sementara Reza luka tusuk di punggung. Usai mengeroyok pelaku membakar satu unit sepeda motor Yamaha Cripton bernopol B 3186 PX. Barang bukti yang diamankan polisi yakni hasil visum korban dan satu unit motor yang dibakar.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.