Banyak Permintaan saat Lebaran, Harga Kelapa Naik Jadi Rp25.000 per Butir

Merdeka.com - Merdeka.com - Konsumsi dan permintaan buah kelapa mengalami peningkatan dalam perayaan Idulfitri tahun ini. Di Pasar Baru Bekasi Timur, Jawa Barat, kelapa dibanderol dengan harga Rp25.000 per butir. Harga ini meningkat hampir 3 kali lipat dibanding kondisi normal.

"Tetap dibeli, soalnya banyak masakan menggunakan kelapa," kata Samsudin, salah satu pedagang kelapa di pasar tersebut, Senin (2/5).

Samsudin mengatakan, saat normal kelapa tanpa diparut berkisar Rp8.000 hingga Rp12.000 per butir. Kenaikan kelapa memang selalu terjadi pada hari besar keagamaan terutama saat Idul Fitri.

"Kelapa kan gunanya sangat banyak. Hampir semuanya pakai kelapa. Jadi meskipun kelapa tua, masyarakat tetap beli," jelasnya.

Santan kemasan pun turut diburu oleh masyarakat. Persediaan santan kemasan hampir habis di beberapa ritel ataupun toko kelontong. "Tadi yang beli, pada bilang, santan kemasan habis. Makanya pada beli ke sini," kata Samsudin.

Stok Habis

Sementara itu, di Pasar Margahayu Bekasi Timur, kelapa sulit ditemui. Hampir seluruh pedagang mengaku kelapa sudah habis sejak kemarin, Minggu (1/5).

"Sudah habis semuanya, kemarin juga sudah susah ditemui. Kalau beli paling ke pasar induk, itu juga kalau ada," kata Tati, pemilik toko jasa parut kelapa.

Tati mengatakan, persediaan kelapa kemungkinan akan habis hingga satu pekan ke depan. Sebab, para pemasok biasanya tidak beroperasi karena turut merayakan Idul Fitri.

"Kondisi seperti ini memang biasa kalau Idul Fitri. Paling satu minggu nanti kelapa sudah dibeli. Karena pemasok juga Lebaran," katanya. [noe]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel