Banyak PSK di Bekasi Kocar-kacir saat Kencan dengan Pelanggan

Merdeka.com - Merdeka.com - Belasan pekerja seks komersial (PSK) kocar-kacir ketika didatangi Satpol PP Kabupaten Bekasi. Sebanyak enam orang berhasil diamankan, termasuk yang sedang bersetubuh dengan pelanggannya.

Razia PSK oleh Satpol PP Kabupaten Bekasi ini dilakukan pada Kamis (15/9) malam di Jalan Raya Sultan Hasanudin, Tambun Selatan hingga ke sepanjang Jalan Raya Kalimalang.

Plt Kepala Satpol PP Kabupaten Bekasi Deni Mulyadi mengatakan, razia ini dilakukan berdasarkan informasi maraknya PSK yang mangkal di dua titik lokasi tersebut. Dari kegiatan ini, enam PSK berhasil diamankan.

"Ada juga yang kami amankan sedang melayani tamunya di pinggiran Kalimalang," kata Deni, Jumat (16/9).

Seluruh PSK yang terjaring razia ini berusia antara 18-24 tahun. Tiga orang dari mereka terdata sebagai warga Bekasi, sedangkan sisanya dari luar daerah.

"Kondisi jalan yang gelap gulita tanpa penerangan, mereka jadikan pedestrian di Jalan Kalimalang untuk menjajakan diri," terangnya.

PSK yang terjaring selanjutnya didata kemudian dikirim ke Panti Rehabilitasi Sosial Tuna Susila, Pasar Rebo, Jakarta Timur untuk diberikan pelatihan keterampilan agar tidak kembali menjadi PSK.

"Kebanyakan PSK ini baru saja terjun ke dunia prostitusi dan masih berusia muda. Pengakuan mereka tarifnya Rp200-300 ribu, dan mampu melayani lima orang setiap malam," katanya. [cob]