Banyak Rumah Korban Gempa Cianjur Ditinggal, Polisi Gelar Patroli Cegah Pencurian

Merdeka.com - Merdeka.com - Polisi melakukan patroli di wilayah permukiman yang ditinggalkan warga korban gempa Cianjur, Rabu (23/11). Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kasus pencurian. Patroli dilakukan secara serentak di beberapa kecamatan pada malam hari.

Salah satunya dilakukan di lokasi Perumahan Prima Nagrak Nusantara, Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur. Di sana, 15 polisi dipimpin oleh Kasat Samapta Polres Cianjur Polda Jabar AKP Yuddi Suharjo mengelilingi pemukiman yang minim penerangan.

AKP Yuddi menjelaskan, rumah warga yang dalam keadaan kosong karena ditinggal pemiliknya meningkatkan risiko terjadinya tindakan kriminal pencurian atau pembobolan rumah.

"Patroli ini mencegah adanya pencurian atau tindak kejahatan yang lain, semua dilakukan di samping upaya pencarian dan penanganan kedaruratan," ucap dia.

Terpisah, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Ibrahim Tompo mengatakan sudah mengirim dan menyebar ratusan personel yang diperbantukan untuk penanganan kedaruratan di Kabupaten Cianjur.

Di antaranya dua kompi atau 197 Personel Brimob bertugas di Desa Nagrak, kemudian 110 personel dan satu kompi Sabhara Mabes ditempatkan di Desa Cugenang. Dua kompi personel Brimob di Desa Warung Kondang dan satu kompi Sabhara Polda dan Brimob berjaga di Lapangan Mande.

"Semuanya berjaga dan sudah dilengkapi dengan peralatan yang dibutuhkan," pungkasnya. [cob]