Banyak Sumur Tua, Produksi Minyak Turun 15 Persen

  • Survei Ipsos: 'Standar Hidup di Jakarta Lebih Mahal dari New York dan …

    Survei Ipsos: 'Standar Hidup di Jakarta Lebih Mahal dari New York dan …

    TRIBUNnews.com
    Survei Ipsos: 'Standar Hidup di Jakarta Lebih Mahal dari New York dan …

    TRIBUNNEWS.COM - Hasil survey standar hidup baru yang dilakukan oleh Ipsos Business Consulting Indonesia cukup mengejutkan …

  • ASUS Luncurkan Tiga Zenfone Sekaligus

    ASUS Luncurkan Tiga Zenfone Sekaligus

    Jagat Pintar
    ASUS Luncurkan Tiga Zenfone Sekaligus

    Produsen asal Taiwan, ASUS, menggebrak pasar ponsel kelas menengah dengan meluncurkan tiga seri Zenfone sekaligus. Mereka adalah Zenfone 4, Zenfone 5 dan Zenfone 6. Ketiga ponsel tersebut mengusung prosesor buatan Intel, Atom. …

  • AEKI: Tiongkok Pasar Kopi Potensial Bagi Indonesia

    Antara

    Jakarta (Antara) - Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI) menyatakan Tiongkok merupakan pasar potensial ekspor biji kopi Indonesia dengan perkiraan rata-rata pertumbuhan per tahun mencapai 20 persen. "Dalam waktu lima hingga 10 tahun medatang, Tiongkok akan menjadi pasar strategis bagi Indonesia, kita akan terus perhatikan karena memang potensial untuk masa mendatang," kata Ketua Umum AEKI, Irfan Anwar, saat berbincang dengan wartawan di Jakarta, Selasa. ... …

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan produksi minyak nasional terus turun dari tahun ke tahun. Wakil Menteri ESDM, Susilo Siswoutomo, menjelaskan hal itu disebabkan banyak sumur yang sudah tua.

Susilo mengatakan, setiap tahun penurunan produksi minyak diperkirakan sekitar 13-15 persen. Untuk menahan laju penurunan, cara yang dilakukan antara lain enhance oil recovery (EOR) yang memakan banyak biaya. Akibatnya, cost recovery yang harus dikeluarkan pemerintah pun meningkat.

"Karena itu, perlu dilakukan sosialisasi yang lebih banyak kepada masyarakat mengenai hal tersebut," ujarnya, Senin (18/2/2013).

Dia mengibaratkan, mengelola industri migas seperti biaya pemeliharaan kesehatan orang tua. Artinya, ketika usia merangkak naik, maka biaya kesehatan yang harus dikeluarkan jauh lebih besar dibanding ketika masih berusia muda.

Untuk mendongkrak produksi minyak, pemerintah juga mendorong eksplorasi migas. Hasil eksplorasi yang dilakukan saat ini, baru dapat dirasakan 10 tahun mendatang. Padahal, tidak semua kegiatan eksplorasi tersebut dapat berlanjut menjadi produksi migas.

"Sejak 2001 hingga 2012, ada sekitar 175 KKKS migas baru. Namun hanya 10 KKKS saja yang bisa berlanjut ke plan of development. Penemuan yang terbesar hanya di Cepu. Lainnya kecil-kecil," ungkap Susilo.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...