Banyuwangi Siapkan Eco-Tourism: Kompetisi Surfing

TEMPO.COSurabaya-Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melibatkan masyarakat dalam pelaksanaan International Surf Competition yang akan digelar pada tanggal 24-26 Mei 2013 mendatang, di Pantai Pulau Merah (Red Island), Desa Sumberagung Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi Jawa Timur.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan pemerintah sudah menyiapkan 20 rumah penduduk di sekitar pantai sebagai penginapan bagi para peselancar. "Ini adalah penerapan eco-tourism atau wisata yang berbasis potensi alam dan lingkungan," kata Azwar dalam sosialisasi kompetisi tersebut di Hotel Garden Palace Surabaya, Senin 13 Mei 2013.

Untuk menjaga suasana pedesaan panitia senagaja mempertahankan keaslian rumah-rumah penduduk sehingga para peselancar asing tak hanya menikmati keindahan alam tapi juga merasakan kekayaan budaya yang dimiliki oleh kabupaten Banyuwangi.

Anas mengatakan, kompetisi selancar tersebut digelar untuk mempromosikan Pulau Merah sebagai salah satu destinasi wisata andalan Banyuwangi. Selain itu pantai merah akan dijadikan titik surfing yang baru bagi para peselancar.

"Angin Laut Pantai Pulai Merah boleh dibilang cukup kencang, sehingga menyebabkan gelombang laut tinggi. Bisa mencapai 4-5 meter,” kata Azar. Menurutnya, banyak orang mengatakan ombak Pantai Pulau Merah bisa digunakan bagi peselancar pemula maupun yang sudah profesional.

Selain itu, untuk dari sisi keamanan dalam penyelenggaraan competition Surfing, pemerintah bekerja sama dengan putra daerah Banyuwangi yang bekerja menjadi gaet Surfing di Bali. "Sekarang lagi seleksi para gaet. Mereka semua profesional dan memiliki sertifikat, jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan," katanya.

Bupati Azwar memastikan penyelenggaraan competition surfing ini tidak menggunakan APBN maupun APBD. Pemerintah Banyuwangi bekerja sama dengan Blue Fin Surfing Factor sebagai sponsor utama.

Kepala Bagian Pembangunan Kabupaten Banyuwangi Wawan Yadmani mengatakan, peserta yang terdaftar saat ini 128, meliputi peserta lokal 50 orang, nasional 50 orang dan internasional 28 orang yang berasal dari 18 negara. "Dan insyaallah akan ada tambahan lagi, karena pendaftaran masih kami buka," katanya.

Acara kompetisi surfing ini akan dibuka langsung oleh Menteri Pariwisata dan ekonomi kreatif Mari Elka Pangestu, dan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo. »Saat ini persiapan panitia untuk pelaksanaan International Surfing Competition ini sudah 95 persen. Jadi pada hari-H nanti kami 100 persen sudah siap,” kata Wawan.

ARIEF RIZQI HIDAYAT

Topik Terhangat:

Teroris | E-KTP | Vitalia Sesha | Ahmad Fathanah | Perbudakan Buruh

Berita Lainnya:

Wiji Thukul, Koor Kapel dan Koo Ping Hoo

Asal-usul Nama Wiji Thukul

Teka-teki Wiji Thukul, Tragedi Seorang Penyair

Buruh Pabrik Panci Takut Lihat Aparat Berseragam 

Kencan Pertama? Ini Cara Mengusir Grogi

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.