Bapak Pemerkosa Tiga Anak Kandung Segera Diadili  

TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur saat ini sedang melengkapi berita acara pemeriksaan terhadap Zaini, seorang pria yang selama bertahun-tahun memperkosa ketiga anak gadisnya.

"Enam puluh hari lagi berkas lengkap dan naik ke penuntutan," kata Kepala Bagian Humas Polres Jakarta Timur, Komisaris Didik Haryadi, Jumat, 26 Oktober 2012.

Saat ini, lanjut Didik, polisi sedang melengkapi bukti-bukti, termasuk hasil visum ketiga korban serta melengkapi keterangan saksi. Sudah ada lima orang saksi yang dimintai keterangan, termasuk tiga anak perempuan Zaini yang menjadi korban kebejatannya.

Zaini ditangkap polisi setelah paman korban melaporkan perbuatan bejat pria ini kepada aparatur keamanan. Anak pertamanya--yang kini sudah menikah--sudah dicabuli sejak berumur 14 tahun. Anak ketiganya, gadis berusia 17 tahun, akhirnya tak tahan dan melaporkan perbuatan ayahnya kepada pamannya.

Menurut Didik, selama bertahun-tahun, ketiga anak ini ketakutan karena diancam oleh ayahnya. "Tetapi anak bungsunya akhirnya merasa risih dan bercerita kepada pamannya," kata Didik.

Akibat perbuatan tersebut, Zaini akan dijerat dengan Pasal 81 UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. "Pelaku terancam hukuman maksimal selama 15 tahun," ujar Didik.

SYAILENDRA

Berita Terpopuler:

Marzuki Alie Tersinggung oleh Dahlan Iskan

Foto Vulgar Novi Beredar, Empat Polisi Diancam Sanksi

KPK Bidik Anas Urbaningrum?

Samin Tan dan Grup Bakrie Sudah Resmi ''Cerai''?

Dahlan Iskan Bicara Soal Inefisiensi PLN

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.