Bappebti Harap Bursa Kripto Terbentuk Kuartal I 2022

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Badan Pengawas Perdagangan Berjangka dan Komoditi Indonesia (Bappebti) berharap pembentukan bursa kripto dapat terealisasi pada kuartal I 2022.

Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Pasar Bappebti, Tirta Karma Sanjaya menuturkan, pembentukan bursa kripto ini untuk memudahkan pemerintah dalam pengawasan. Apalagi saat ini teknologi yang berkembang terutama dalam transaksi aset kripto yaitu blokchain. Oleh karena itu, Bappebti memisahkan transaksi aset kripto dan komoditas meski kripto masuk komoditas. Hal ini juga untuk hindari peretasan.

"Kenapa bikin bursa kripto untuk memudahkan dalam hal pengawasan bagi pemerintah. Entitas meski sama-sama komoditas, ada yang tak terlihat seperti forex, entitas ini teknologi baru blockchain, kita tidak mau dicampur adukkan dengan komoditas lain,” kata dia saat dihubungi Liputan6.com, Senin (27/12/2021).

Ia menambahkan, dengan bursa kripto tersebut mendorong pemerintah fokus dan menunjukkan perhatian untuk menjaga keamanan transaksi aset kripto terutama bagi nasabah dan pelanggan atau pedagang aset kripto. Dengan kehadiran bursa kripto tersebut mengumpulkan pedagang dalam satu bursa sehingga menciptakan transaksi yang aman.

"Memberikan kepastian bagi pedagang atau investor yang jadi pedagang aset kripto di dalam negeri. Selama ini ada yang bergabung ke exchanger di luar, perilaku seperti pedagang, marketplace di dalamnya jual beli. Kalau ini kumpulkan pedagang (di bursa kripto-red), pedagang semua tercatat, transaksi kliring tercatat, pencairan dana ada di kliring,” kata dia.

Tirta menuturkan, pihaknya juga menyiapkan self regulatory organization (SRO) sehingga ada kliring,kustodian, dan bank penjamin untuk pembentukan bursa kripto.

"Kita yang pertama di dunia. Ada SRO terkait bursa kripto. Kalau di Asia, Singapura di sana melarang salah satu pedagang besar. Di Indonesia, diperbolehkan tetapi diatur," ujar dia.

Ia menambahkan, kalau China masih dilarang karena punya aset infrastruktur besar sehingga dapat mengembangkan sendiri. "Kita punya kemampuan teknologi besar, infrastruktur kurang, perlu investor-investor,” kata dia.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Persyaratan Modal

Ilustrasi Mata Uang Kripto, Mata Uang Digital. Kredit: WorldSpectrum from Pixabay
Ilustrasi Mata Uang Kripto, Mata Uang Digital. Kredit: WorldSpectrum from Pixabay

Tirta menuturkan, pembentukan bursa kripto ini sedang proses perizinan untuk penerbitan bursa berjangka. Kemudian ikuti peraturan Bappebti Nomor 8 Tahun 2021 tentang Pedoman Penyelenggaraan Perdagangan Pasar Fisik Aset Kripto di bursa berjangka, untuk mengajukan bursa kripto.

Pada pasal ayat 2, untuk dapat memperoleh persetujuan dalam melakukan perdagangan pasar fisik aset kripto sebagaimana dimaksud ayat 1 selain memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam peraturan

Bappebti yang mengatur penyelenggaraan perdagangan pasar fisik komoditi di bursa berjangka wajib memenuhi syarat pada saat awal pengajuan permohonan memiliki modal disetor paling sedkit Rp 500 miliar, paling lambat dua bulan sejak peroleh izin usaha sebagau bursa berjangka yang khsuus memfasilitas perdagangan aset kripto.

Kemudian mempertahankan ekuitas paling sedikit sebesar 80 persen dari modal yang disetor, Selanjutnya memiliki paling sedikit satu pegawai bersertifikasi certified information systems auditor (CISA) dan satu pegawai yang bersertifikasi certified information systems security professional (CISSP).

Pada ayat 3 disebutkan dalam waktu tiga bulan setelah persetujuan diberikan, memiliki modal disetor menjadi paling sedkit Rp 1 triliun, atau dua persen dari nilai transaksi yang difasilitas atau dilaporkan pada bursa berjangka dipilih dengan melihat nilai paling besar. Kemudian mempertahankan saldo modal akhir menjadi paling sedikit 80 persen dari modal yang disetor.

"Kenapa permodalan cukup besar? Transaksi aset kripto luar biasa pesat. Dari Januari-November transaksi Rp 802,5 triliun. Pelanggan 10,57 juta. Tumbuh besar sekali. Itu transaksi dari 12 pelanggan. Nanti tambah lagi pedagang baru, bayangkan akan makin besar,” kata dia.

Oleh karena itu, Tirta menuturkan, bursa kripto ini harus dapat mewadahi pedagang dan nasabah yang bertransaksi di bursa kripto. Adapun jumlah aset kripto yang dapat diperdagangkan sekitar 229 aset kripto.

“Kenapa modal besar harus sediakan stadium bersa untuk pemain-pemain besar yang mungkin nanti masuk,” kata dia.

Bakal Terbentuk Kuartal I 2022

Ilustrasi Mata Uang Kripto, Mata Uang Digital. Kredit: WorldSpectrum from Pixabay
Ilustrasi Mata Uang Kripto, Mata Uang Digital. Kredit: WorldSpectrum from Pixabay

Tirta berharap, bursa kripto ini dapat menjadi pertama di Indonesia dan berjalan baik ke depan.

“Minggu pertama Januari, kuartal pertama sesuai peraturan ada batas waktu dua bulan. Daftar bursa kripto, nanti ada proses, tambah modal disetor. Kuartal I 2022 bisa diterbitkan persetujuan, bisa terbentuk bursa kripto kuartal I 2022,” ujar dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel