Bappebti ingin pengusaha manfaatkan Sistem Resi Gudang

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan mengharapkan para pengusaha yang ada di wilayah Indonesia bisa memanfaatkan Sistem Resi Gudang (SRG).

Kepala Bappebti Kementerian Perdagangan Didid Noordiatmoko secara virtual dalam Implementasi SRG Komoditas Gula, dikutip dari Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat mengatakan pemerintah terus berupaya agar SRG bisa dimanfaatkan oleh para pengusaha.

"Pemerintah terus berupaya agar SRG terus berkembang untuk dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha," kata Didid.

Didid menjelaskan, pemerintah melalui Kementerian Perdagangan dan kementerian lembaga terkait telah melakukan berbagai upaya untuk mendorong pelaksanaan SRG secara nasional. Ada sejumlah upaya yang telah dilakukan hingga saat ini.

Menurut dia, sejumlah upaya tersebut diantaranya adalah pembangunan infrastruktur SRG, pemberian alat sarana dan prasarana penambahan nilai komoditas yang disimpan di gudang SRG dan menyediakan sistem informasi guna mewujudkan digitalisasi sistem perdagangan.

"Selain itu juga memberikan pembekalan soft skill guna meningkatkan kapasitas dan profesionalitas stakeholder SRG, dan sampai dengan saat ini menjembatani perluasan akses pasar dan pembiayaan produk yang dihasilkan dari gudang SRG," katanya.

Ia memberikan apresiasi kepada BUMN Pangan ID FOOD bersama seluruh pemangku kepentingan yang telah berperan aktif dalam mengembangkan SRG untuk dipergunakan pada komoditas gula.

"Kami berharap implementasi SRG untuk komoditas gula tersebut bisa dilaksanakan berkesinambungan dan menjadi contoh terhadap pabrik gula dan komoditas lainnya di Indonesia," katanya.

Menurut dia, kesuksesan penerapan SRG di suatu daerah tidak lepas dari dukungan pemerintah pusat, daerah, termasuk lembaga SRG yang terlibat. Selain itu juga pengelola gudang yang mandiri dan profesional serta dukungan infrastruktur pendukung.

"Sehingga bisa menciptakan jaringan pemasaran yang terintegrasi dengan para petani, nelayan atau peternak pada lokasi gudang SRG," katanya.

SRG merupakan sistem yang dikembangkan oleh Bappebti Kementerian Perdagangan sebagai salah satu instrumen manajemen stok atau tunda jual, akses pembiayaan dan skema penunjang pascapanen.

Dalam kesempatan itu, BUMN Holding Pangan ID FOOD merealisasikan implementasi Sistem Resi Gudang (SRG) untuk komoditas gula yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan para petani tebu di dalam negeri.