Bappenas berharap KEK Bitung berkontribusi terhadap sektor ekonomi

Ahmad Wijaya
·Bacaan 1 menit

Sekretaris Kementerian PPN/Sekretaris Utama Bappenas Himawan Hariyoga berharap Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung, Sulawesi Utara (Sulut) berkontribusi terhadap sektor ekonomi daerah.

"Kementerian PPN/Bappenas mendorong percepatan infrastruktur pendukung yang masuk KEK Bitung," kata Himawan di Manado, Jumat.

Infrastruktur pendukung KEK tersebut mencakup tol Manado-Bitung yang ditargetkan rampung di 2021, selain itu Pelabuhan Hub Internasional Bitung dan Pelabuhan Perikanan Samudera Bitung yang saat ini saling terpadu.

“Kami berharap KEK ini dapat berkontribusi terhadap sektor industri melalui penyerapan tenaga kerja, kegiatan ekspor sebagai sumber devisa negara, dan infrastruktur pendukung seperti jalan tol dan pelabuhan yang dibangun untuk pertumbuhan ekonomi Bitung," ujarnya.

Saat ini, lanjut dia, Pelabuhan Bitung sudah memenuhi standar kedalaman yang memadai untuk layanan internasional.

Hal ini terbukti dari komoditas unggulan sektor perikanan, pertanian, dan industri menjadi komoditas ekspor.

"Kami berharap Pemerintah Provinsi Sulut dapat mendukung penuh pengembangan KEK Bitung ini, termasuk di dalamnya Pelabuhan Hub Internasional Bitung dan Pelabuhan Perikanan Samudera karena KEK Bitung dan pelabuhan ini saling terpadu,” ujarnya.

Sesmen bersama gugus tugas Kementerian PPN/Bappenas sebelumnya mengunjungi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung sekaligus menyiapkan transformasi ekonomi di daerah ini.

Bappenas turun langsung ke lapangan untuk memastikan langkah-langkah tepat pemulihan ekonomi dan reformasi sosial mengatasi dampak pandemi COVID-19.

"Kira-kira, sudah sejauh mana pencapaian target-target nasional maupun daerah, terutama pada proyek-proyek strategis yang sudah direncanakan untuk dipercepat, namun karena adanya pandemi, semuanya tertunda," ujar Sesmen Himawan.

KEK Bitung yang dibangun diharapkan mendukung kegiatan ekonomi terutama di Sulut, dan investor diharapkan bisa masuk ke kawasan itu dan memperoleh berbagai fasilitas yang tidak ada di luar kawasan, katanya.

Baca juga: Jasamarga butuh 40 tahun kembalikan invetasi tol Manado-Bitung
Baca juga: Keberadaan jalan tol Manado-Bitung pangkas waktu tempuh jadi 30 menit