Barbados punya petenis berpengalaman hadapi Indonesia pada Davis Cup

·Bacaan 2 menit

Barbados menurunkan petenis berpengalaman saat menjamu Indonesia pada babak pertama Grup Dunia II Davis Cup di National Tennis Centre Barbados, 17-18 September 2021.

Laman resmi Davis Cup menyebutkan Barbados diperkuat lima pemain terdiri dari Darian King, Matthew Foster-Estwick, Kaipo Marshall, Stephen Slocomb Jr, dan Hadyan Lewis.

Kapten tak bermain Damien Applewhaite mengatakan beberapa pemain saat ini masih berada di akademi dan menjalani tur masing-masing. Hal ini juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi Indonesia untuk kali pertama dalam sejarah Davis Cup.

"Hingga pekan ini, mereka berada di luar pulau melakukan apa yang harus mereka lakukan di berbagai akademi dan tur," kata Damien Applewhaite seperti dilaporkan Barbados Today, Jumat.

"Saya senang dengan persiapan mereka, karena memang tidak dilakukan di Barbados. Mereka menjalani persaingan di luar sana, di panggung dunia," tambah dia.

Baca juga: Indonesia jaga kondisi jelang hadapi Barbados di Davis Cup 2021

Meski Davis Cup ajang beregu, Damien Applewhaite tetap saja menganggap petenis akan turun secara individu.

"Kami mungkin tidak bermain melawan mereka sebagai sebuah negara tetapi beberapa pemain kami akan bertanding melawan mereka secara individu," kata dia.

"Seperti Darian King akan bermain melawan salah satu pemain mereka beberapa tahun yang lalu. Jadi, kami mengandalkan pengalaman semacam itu untuk mempersiapkan diri," sambung Applewhaite.

Dari lima pemain yang memperkuat Barbados, Darian King adalah petenis yang harus diwaspadai Merah Putih. Saat ini, dia menempati peringkat 330 dunia untuk tunggal dan peringkat 296 untuk ganda.

Baca juga: Indonesia tanpa Christo dan David saat melawan Barbados di Davis Cup

Darian King juga pernah menempati peringkat terbaiknya pada posisi 106 dunia. Selain itu, Barbados juga diperkuat Haydn yang sejak 2002 menjadi andalan dalam Davis Cup.

“Darian dan Haydn adalah pemain berpengalaman. Selain itu juga ada Kaipo yang makin berkembang dalam dua tahun terakhir," kata Applewhaite.

Dengan komposisi pemain mumpuni, Applewhaite optimistis meraih kemenangan, apalagi mereka bermain di kandang sendiri.

"Saya pikir kami memiliki keuntungan karena kondisi unik yang kami miliki di lapangan nanti. Anginnya cukup kencang yang juga menjadi tantangan bagi tim kami, tetapi kami sedikit lebih terbiasa dibandingkan dengan tim yang baru pertama kali bermain di sini. Jadi, saya pikir itu memberi kami sedikit keuntungan," pungkas dia.

Baca juga: Tim Piala Davis Indonesia turunkan petenis muda untuk hadapi Barbados

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel