Bareskrim Polri Limpahkan Berkas Doni Salmanan Terkait Kasus Qoutex ke Kejaksaan

·Bacaan 1 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Penyidik Bareskrim Polri melimpahkan berkas tersangka Doni Muhammad Taufik alias Doni Salmanan terkait kasus investasi ilegal platform Qoutex ke kejaksaan. Berkas tahap pertama ini dilimpahkan ke kejaksaan untuk diteliti kelengkapannya.

"Iya (pelimpahan berkas)," kata Kasubdit I Dittipidsiber Bareskrim Kombes Reinhard Hutagaol saat dikonfirmasi, Senin (18/4).

Reinhard mengatakan, berkas dilanjutkan tahap kedua yaitu menyerahkan tersangka dan barang bukti P-21 apabila dinyatakan sudah lengkap. Namun, penyidik Bareskrim Polri mesti melengkapi kekurangan apabila berkas tersebut dinyatakan jaksa belum lengkap atau P-19.

"Masih tahap satu," kata Reinhard.

Doni Salmanan Tersangka

Doni Salmanan telah ditetapkan sebagai tersangka investasi bodong berkedok trading Quotex. Dia merupakan afiliator trading ilegal tersebut.

Doni dipersangkakan Pasal 45 ayat 1 junto 28 ayat 1 Undang-Undang ITE, Pasal 378 KUHP, dan Pasal 3 Undang-Undang RI nomor 8 tahun 2010 tentang Pemberantasan TPPU dengan terancam sanksi pidana 20 tahun

Penyidik juga sudah menyita beberapa aset milik Doni. Beberapa di antaranya, Porsche 911 Carrera 4S, Lamborghini, dan BMW. Kemudian, ada juga aset berupa dua rumah di wilayah Bandung, Jawa Barat. Kemudian, delapan motor gede (moge) berbagai merek.

Termasuk, sejumlah uang tunai milik Doni Salmanan yang telah berhasil disita sebesar Rp3,3 miliar. Uang itu didapat dari salah satu rumahnya usai ditetapkan sebagai tersangka. [gil]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel