Barisan Mantan Arema di Borneo FC Senang Kembali ke Malang

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Malang - Kontestan Grup B Piala Menpora 2021 sudah tiba di Malang, yakni Bhayangkara FC, Persija Jakarta, PSM Makassar dan Borneo FC.

Seperti yang dijadwalkan, keempat tim itu tiba di Malang H-2. Dari keempat tim tersebut, Borneo FC jadi tim yang paling dinantikan publik Malang. Lantaran di tim itu, banyak mantan pemain dan pelatih tim setempat, Arema FC.

Seperti pelatih kepala Mario Gomes dan pelatih fisik Marcos Gonzales. Sedangkan di deretan pemain ada tiga nama. Hendro Siswanto, Nurdiansyah dan M. Atul Ikhsan.

“Kami tiba Sabtu (20/3/2021) siang. Sampai hotel langsung swab. Saya pribadi ada rasa senang juga dapat grup di Malang. Seperti main di kandang sendiri,” kata Nurdiansyah.

Sayangnya, ketika kembali ke Malang mereka tak bisa leluasa keluar. Lantaran panpel menjalankan protokol kesehatan yang ketat. Pemain yang hendak keluar hotel masih diperbolehkan. Tapi, mereka harus mencatat kepada panitia turnamen tujuannya hendak ke mana.

“Tidak bisa kemana-mana. Tadi saya sempat pergi ke minimarket untuk beli snack. Harus dicatat tujuannya,” sambung pemain asal Jombang ini.

Borneo FC akan menjalani laga perdana melawan Bhayangkara Solo FC di Stadion Kanjuruhan, Senin (22/3/2021).

Bertemu Keluarga

Kapten Arema FC, Hendro Siswanto, akhirnya memutuskan hengkang ke Borneo FC jelang musim kompetisi 2021. (Bola.com/Iwan Setiawan)
Kapten Arema FC, Hendro Siswanto, akhirnya memutuskan hengkang ke Borneo FC jelang musim kompetisi 2021. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Sementara Hendro, di akun instagramnya sempat bertemu dengan anak dan istrinya. Kebetulan keluarganya masih tinggal di Malang.

Hotel tempat tim menginap juga tak jauh dari rumahnya. Namun saat dikonfirmasi, dia belum memberikan jawaban. Yang pasti, Hendro terlihat senang kembali ke Malang dan bertemu dengan keluarganya.

Beruntung, saat kembali ke Malang mereka tak berduel dengan Arema. Biasanya mereka bakal dapat tekanan dari Aremania jika kembali sebagai lawan. Meskipun pertandingan tahun ini digelar tanpa penonton, pressure dari Aremania bisa dilakukan lewat media sosial.

“Sekarang tidak ada tekanan dari suporter di Malang meskipun di medsos, karena Arema juga tidak ada di grup ini,” sambung Nurdiansyah.

Saksikan video pilihan berikut ini: