Barisan Mantan Kapolri Turun Gunung di saat Citra Polri Anjlok

Merdeka.com - Merdeka.com - Buntut dari penurunan tingkat kepercayaan publik kepada Korps Bhayangkara, tujuh Purnawirawan Kapolri mendatangi Mabes Polri guna menemui Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Kedatangan barisan mantan Kapolri bertujuan untuk membahas kondisi Polri yang sedang tidak baik-baik saja, pada Kamis (27/10).

Mereka adalah Jenderal (purn) Dai Bachtiar, Jenderal (Purn) Bambang Hendarso Danuri, Jenderal (Purn) Roesmanhadi, Jenderal (Purn) Chaerudin Ismail, Jenderal (Purn) Soetanto, Jenderal (Purn) Timur Pradopo, dan Jenderal (Purn) Badrodin Haiti.

Inti dari pertemuan di Gedung Rupatama ini adalah untuk memberikan masukan, dukungan dan pokok-pokok pemikiran kepada Kapolri dan pejabat utama untuk institusi Polri kedepannya.

Dirangkum merdeka.com, berikut isi dari pertemuan para mantan Kapolri dan Jenderal Sigit:

Reporter Magang: Syifa Annisa Yaniar

Ucapan Terima Kasih Kapolri Sigit

Kapolri Jenderal Listyo Sigit menyampaikan rasa terima kasihnya atas kehadiran tujuh mantan Kapolri sebagai bentuk dukungan moril pada Korps Bhayangkara yang kini sedang tidak baik-baik saja.

Sigit menyebut, Polri akan terus bergerak ke arah yang lebih baik dengan intropeksi diri atas kebijakan-kebijakan yang dibuat.

“Terima kasih pak atas dukungan moril pada kami semua. Dan kami adik-adik bapak sangat senang, yang tentunya akan memperkaya kami dalam melakukan langkah-langkah kebijakan baik jangka pendek ataupun jangka menengah," kata Sigit dalam keterangan tertulisnya, Jumat (28/10).

Kepada para seniornya, Sigit mengungkapkan telah menyiapkan strategi-strategi untuk terus membawa Korps Bhayangkara menjadi lebih baik lagi. Semua langkah itu dilakukan demi kecintaan dan kebaikan terhadap institusi.

Menurut Sigit, hal itu dilakukan, dengan mendengarkan dan menyerap seluruh aspirasi berbagai pihak, demi mewujudkan sosok polisi yang diharapkan dan dicintai oleh seluruh masyarakat.

Dengan tambahan dukungan moril dari para jenderal purnawirawan, Kapolri Sigit meyakini bisa meraih kepercayaan publik kembali di akhir Tahun 2022.

“Dan harapan kami akhir tahun kita bisa segera angkat. Yang kita bisa segera lakukan adalah mendengarkan apa yang sekarang ini masih dirasakan masyarakat menjadi hal-hal yang harus kami perbaiki dan itu tentunya yang terus kami lakukan dan sehingga posisi Polri bisa kembali seperti sebelumnya," ujar Sigit.

Sigit menegaskan, akan menyampaikan kepada seluruh jajaran Polri, baik pejabat utama, Kapolda, Kapolres dan Kapolsek, soal adanya dukungan moril dari para senior yang masih peduli dan mencintai organisasi Polri.

"Seluruh pejabat utama, seluruh Kapolda yang tentunya nanti akan kami sampaikan dan sampai dengan tingkat Polsek bahwa masih ada senior senior kami di PP Polri yang sangat peduli dan tentunya selalu menjaga institusi Polri," ucap Sigit.

Dukungan Mantan Kapolri

Kedatangan tujuh mantan Kapolri ke Mabes Polri untuk menemui Kapolri Sigit merupakan bentuk dukungan agar Polri terus membenahi diri. Beberapa dari mereka pun menyampaikan pendapatnya di hadapan publik.

Mantan Kapolri Jenderal (Purn) Bambang Hendarso Danuri meyakini, bahwa kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mampu meraih lagi tingkat kepercayaan publik yang tinggi terhadap institusi Polri.

“Tetapi Insya Allah dengan apa yang disampaikan Bapak Kapolri (Jenderal Listyo Sigit Prabowo) tadi bahwa langkah konkret sedang dan dalam dilaksanakan oleh Polri di seluruh Indonesia. Mulai dari Mabes Polri hingga tingkat Polsek," ucap Bambang.

Menurut Bambang, para mantan Kapolri, sangat mendukung penuh dan siap memberikan masukan kepada generasi penerus Korps Bhayangkara untuk mengimplementasikan komitmen yang dilakukan.

“Selanjutnya kita menyampaikan para purnawirawan Polri, tolong masyarakat bisa memberikan support sepenuhnya kembali pada Polri untuk menjalankan apa yang menjadi arahan Bapak Presiden," tutur Bambang.

Di sisi lain, mantan Kapolri lainnya, Jenderal (Purn) Tan Sri Da'i Bachtiar menyampaikan, saat bertemu dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit dan pejabat utama Mabes Polri lainnya sudah mendapatkan paparan soal langkah konkret untuk mengimplementasikan arahan dari Presiden Jokowi terhadap institusi Polri.

“Kami pun mengikuti, bahwa perhatian yang cukup besar dari pimpinan tertinggi Polri yaitu bapak Presiden harus dijadikan acuan untuk segera dijabarkan atau diimplementasikan di lapangan. Dan kami sudah mendengar, apa yang telah dan akan dilakukan oleh Polri sebagai bentuk implementasi dari arahan dari bapak Presiden," papar Da'i Bachtiar.

Lebih dalam, Da'i mengungkapkan bahwa, para mantan Kapolri pada masanya juga telah menyampaikan dukungan, pokok pikiran, hingga masukan kepada generasi penerus di Polri untuk tindaklanjuti instruksi Presiden.

"Sehingga apa yang kita diskusikan bersama tadi, semoga melengkapi apa yang sudah dilakukan oleh Polri saat ini. Dan dari pandangan kami melihat, Insya Allah apa yang disampaikan oleh Bapak Kapolri bahwa pada akhir tahun ini, semua dapat diimplementasikan atas arahan Presiden," tutup Da'i. [rhm]