Barito Putera Masih Terpuruk Hingga Pekan Ketiga di BRI Liga 1, Pengulangan Rekor Buruk Musim 2019?

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Jakarta - Barito Putera masih terpuruk hingga pekan ketiga BRI Liga 1 2021/2022.

Dari tiga kali main, Laskar Antasari hanya mengemas satu poin hasil imbang dengan Borneo FC 1-1, Jumat (17 9/2021) lalu. Dua laga lainnya, Rizki Pora dkk. ditumbangkan Persib 1-0 dan Bali United 2-1.

Tahukah Anda, sebenarnya klub asal Banjarmasin ini pernah mengalami episode kelam pada Liga 1 musim 2019 lalu.

Saat itu, Jacksen Tiago jadi nakhoda klub eks Galatama yang didirikan pada 21 April 1988 ini. Rekor dua tahun lalu lebih buruk dibanding musim ini.

Dari lima partai, mereka hanya mengoleksi dua poin dari hasil imbang dengan Persija 1-1 pada partai perdana di Jakarta dan melawan Persebaya 2-2 di Surabaya.

Tiga pertandingan lainnya Barito Putera dijinakkan Madura United 0-1 dan Kalteng Putra 1-2 (kandang) serta dihajar Bhayangkara FC 4-2 (tandang).

Musim Lalu

Pelatih Barito Putera, Jacksen F Tiago, mengaku tak ingin lawatannya ke markas Bhayangkara FC berujung sia-sia. (Bola.com/Zulfirdaus Harahap)
Pelatih Barito Putera, Jacksen F Tiago, mengaku tak ingin lawatannya ke markas Bhayangkara FC berujung sia-sia. (Bola.com/Zulfirdaus Harahap)

Akibat raihan minor tersebut, Jacksen Tiago terpaksa mundur sebagai pelatih kepala. Pria berpaspor Brasil itu lengser usai Barito Putera dipermalukan tim promosi Kalteng Putra 1-2 pada pekan kelima di kandang.

Posisi Jacksen digantikan asistennya, Yunan Helmi. Di tangan salah satu legenda Barito Putera itu kinerja tim mulai membaik. Namun hasil akhir masih belum berpihak kepada mereka. Kemenangan perdana diraih dengan mengalahkan Bali United 1-0 di Banjarmasin.

Era Djadjang Nurdjaman

Duel Borneo FC vs Barito Putera pada pekan ketiga BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jumat (17/9/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Duel Borneo FC vs Barito Putera pada pekan ketiga BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jumat (17/9/2021). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Di penghujung putaran pertama Djadjang Nurdjaman didatangkan ke Banjarmasin untuk menyelamatkan Barito Putera. Debut manis diraih Djanur, panggilan akrab Djadjang Nurdjaman, dengan mempermalukan Semen Padang 2-3 di Padang.

Setelah tertatih-tatih di kompetisi, Barito Putera berhasil menduduki peringkat ke-13 di klasemen akhir musim 2019.

Pertanyaannya, apakah Barito Putera akan mengalami de javu seperti dua tahun lalu?

Intip Posisi Tim Favoritmu

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel