Baru 3 Cabang Olahraga yang Boleh Digelar saat Pandemi di Indonesia

Luzman Rifqi Karami, Lucky Aditya (Malang)
·Bacaan 2 menit

VIVA – Geliat dunia olahraga mulai kembali bergairah di Indonesia. Pemerintah RI melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga memperbolehkan kompetisi diputar kembali. Tetapi sejauh ini baru tiga cabang olahraga yang diperbolehkan digelar.

Pertama adalah Kompetisi Indonesian Basketball League (IBL) musim 2021 yang dimulai pada Rabu 10 Maret 2021. Kemudian pertandingan sepak bola turnamen pramusim, Piala Menpora yang digelar sejak Minggu, 21 Maret 2021. Selain itu kompetisi futsal yang akan digelar di Yogyakarta.

"Sekarang sedang berlangsung basket, IBL, dia ditempatkan di satu tempat, seluruh pemain, pelatih dan ofisial sekarang mereka ada di Cisarua, Bogor. Tempat pertandingan di situ, penginapan, pelatih, semuanya selama satu bulan dikurung disitu," kata Menpora RI Zainudin Amali di Malang, Jumat, 26 Maret 2021.

Seluruh pertandingan IBL 2021 berlangsung di Robinson Cisarua Resort, Bogor, Jawa Barat. Musim ini, IBL akan diikuti oleh 12 tim dengan sistem gelembung atau bubble. Sebanyak 8 tim akan tampil setelah satu tahun vakum akibat pandemi COVID-19.

Zainudin Amali mengungkapkan, sejauh ini hanya basket, sepakbola dan futsal yang mereka rekomendasikan untuk kembali memutar kompetisi. Tetapi syarat mutlaknya adalah penerapan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 seketat mungkin.

"Kemudian yang sudah kami berikan rekomendasi, untuk kompetisi futsal. Kami sudah rapat kordinasi juga dan mudah-mudahan itu jalan. Baru sementara ini, sepakbola, basket dan futsal, yang lain belum. Proliga voli juga belum," ujar Zainudin Amali.

Zainudin Amali mengatakan untuk cabang olahraga sepakbola, Piala Menpora adalah ajang turnamen pramusim sebagai persiapan menuju Liga 1 dan Liga 2. Turnamen ini menjadi ujian karena menjadi kegiatan olahraga yang digelar di tengah pandemi COVID-19.

"Maka saya wanti-wanti betul kepada PSSI dan LIB sebagai penyelenggara ini harus dijalankan sesuai dengan komitmen karena ini ujian. Kalau PSSI, LIB sebagai penyelenggara bisa sesuai dengan apa yang disampaikan kepada kami (Kemenpora) Kapolri, maka untuk kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Insha Allah izin akan terbit," tutur Zainudin Amali.