Baru Didirikan, Pasien di Tenda Darurat di Bekasi Terisi Separuh

·Bacaan 1 menit

VIVA – Baru saja didirikan, tenda darurat milik RSUD dr Chasbullah Abdulmadjid, Kota Bekasi Jawa Barat, langsung terisi. Kini, separuhnya sudah terisi. Pasiennya dilakukan tracing COVID-19.

"Masih kita tracing apakah pasien ada yang terpapar COVID-19," kata Direktur Utama RSUD dr Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi, Kusnanto Saidi, Rabu 23 Juni 2021.

Kusnanto menjelaskan, dari ketersediaan 30 tempat tidur, sekarang sudah terisi 14 tempat tidur terhitung Rabu pukul 13.00. Menurut dia, pihak tenaga medis masih melakukan tracing.

"Belum ketahuan, tapi tadi sekitar pukul 13.00 siang sudah terisi 14 tempat tidur dari yang disediakan sebelumnya 30 tempat tidur," kata Kusnanto.

Kusnanto menjelaskan, di dalam tenda itu merupakan penanganan pertama setiap pasien yang akan berobat di rumah sakit. Karena, IGD sendiri saat ini sudah over kapasitas.

"Masih kita lacak yah soal gejala untuk pasien yang dirawat di tenda, belum keluar hasil tes swabnya," katanya.

Sebelumnya, RSUD dr Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi akhirnya mendirikan tenda untuk pasien yang datang. Pasalnya, ruang IGD saat ini sudah sesak karena full kapasitas.

Di tenda tersebut diberikan 30 tempat tidur dan fasilitas infus. Tujuan pendirian tenda ini untuk menampung pasien yang baru dan tidak tertampung di IGD lagi.

Saat ini, data yang dilansir corona.bekasikota angka kasus harian COVID-19 di Kota Bekasi mencapai 1.850 orang. Dengan begitu totalnya menjadi 49.570 kasus.

Untuk yang sembuh, sebanyak 2 orang, dan totalnya menjadi 44.920 orang. Lalu yang meninggal kasus harian mencapai 13 orang dengan total kematian 621 kasus.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel