Baru Jatuh Cinta di Usia 30an Membuatmu jadi Perempuan Beruntung

Fimela.com, Jakarta Perkara jatuh cinta bisa begitu sederhana tapi juga rumit. Soal jodoh bisa memiliki lika-likunya sendiri. Setiap perempuan punya pengalaman dan kisah tersendiri terkait jatuh cinta. Ada yang jatuh cinta dan menikah di usia 20an. Ada juga yang baru merasakan benar-benar jatuh cinta pada usia 30an.

Kali ini kita akan coba bahas soal baru merasakan cinta pada usia 30an. Bukan cinta yang sekadar cinta sepintas atau cinta monyet, melainkan cinta sejati. Cinta yang benar-benar utuh dan dewasa. Bagimu yang kini berusia 30an dan baru merasakan cinta atau jatuh cinta untuk pertama kalinya, sungguh ada kebahagiaan tersendiri yang akan kamu peroleh.

Lebih Mudah Mengatur Prioritas Hidup

Di usia 30an mungkin kamu sudah punya karier yang cukup baik. Mungkin juga sudah memiliki usaha dan tingkat kedewasaan yang lebih baik. Sudah cukup paham cara mengatur prioritas hidup. Tidak lagi terlalu manja atau mudah baper ketika menghadapi sebuah masalah. Ketika pada akhirnya merasakan cinta atau jatuh cinta, maka kamu akan lebih mudah untuk menata hati dan perasaanmu. Bisa lebih mudah menyeimbangkan diri mengatur berbagai kebutuhan dan prioritas.

Lebih Mudah Menyesuaikan Diri

Dulu mungkin kamu sudah pernah merasakan jatuh bangun jatuh cinta. Merasakan sakitnya patah hati dan putus cinta. Mungkin juga merasakan pahitnya ditinggalkan. Semua pengalaman pahit itu telah membentuk karaktermu jadi lebih tangguh. Sehingga ketika akhirnya menemukan cinta yang lebih baik pada usia 30an, kamu sudah bisa lebih mudah menyesuaikan diri. Menyesuaikan diri dengan perbedaan karakter serta menyesuaikan diri dengan situasi yang membutuhkan kedewasaanmu dalam mengatasi masalah-masalah hubungan.

Lebih Bijak dalam Menjalani Hidup

ilustrasi./Photo by Emma Bauso from Pexels

Mungkin sebelumnya kamu pernah dihadapkan pada kondisi yang tidak nyaman. Sebelumnya orang-orang menghakimi dan menyudutkanmu yang masih sendiri selama usia 20an. Kamu mencoba bertahan dengan semua cibiran itu. Dan ketika saatnya tiba, ternyata kamu baru merasakan dan mendapatkan cinta sejati di usia 30an. Di sini kamu bisa lebih bijak dalam menjalani hidup. Menyadari bahwa setiap perempuan punya cerita dan perjalanan tersendiri soal menemukan jodoh dan pendamping hidup. Tak ada yang perlu disalahkan. Tak ada yang perlu disudutkan. 

Lebih Mudah Menyelaraskan Hubungan untuk Masa Depan yang Lebih Baik

Sudah tidak ada waktu lagi untuk bermain-main dengan hati dan perasaan. Di usia 30an kita sudah paham bahwa hidup perlu dijalani dengan sebaik-baiknya. Sudah tahu pentingnya menentukan arah hidup dan prioritas yang tepat. Ketika akhirnya membangun sebuah hubungan, maka kita sudah paham apa saja yang perlu dilakukan untuk  menyeleraskan hubungan. Menyadari bahwa proses belajar dan proses untuk terus lebih dewasa tidak ada habisnya. Lebih paham langkah-langkah apa saja yang perlu diambil untuk mewujudkan masa depan bersama yang lebih baik.

Tak perlu berkecil hati atau merasa "terlambat" saat baru merasakan jatuh cinta dan menemukan cinta sejati di usia 30an. Masing-masing perempuan punya kisah dan perjalanannya sendiri dalam hidup ini. Syukuri semua yang sudah didapatkan dan tetap berusaha jalani hidup sebaik-baiknya.

#ChangeMaker