Baru Kemarin Berpisah dengan Carlos Oliveira, Arema Sudah Dapat Pengganti

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Malang - Setelah izin dari Polri untuk turnamen pra musim Piala Menpora 2021 turun, Arema FC membuat beberapa keputusan penting. Pada Jumat (19/2/2021), mereka resmi tidak memperpanjang kontrak pelatih kepala Carlos Oliveira.

Sebelumnya, keputusan Arema masih menggantung. Carlos juga masih yakin Arema memperpanjang kontraknya setelah adanya kejelasan izin kompetisi dan turnamen pramusim.

Pelatih asal Brasil ini merasa tugasnya belum usai karena hanya memimpin latihan selama pandemi virus corona. Kinerjanya belum pernah diuji dalam pertandingan resmi.

Tapi, Arema sudah mengambil keputusan. Setelah mengumumkan berpisah dengan Carlos, mereka mengklaim sudah dapat pelatih pengganti.

“Kami sudah sepakat dengan pelatih baru. Setelah izin keluar, secepatnya berangkat ke Malang,” kata General Manager Arema, Ruddy Widodo.

Hanya, manajemen belum membuka identitas pelatih baru tersebut. Padahal, tim akan latihan kembali pada Senin (22/2/2021).

Kemungkinan besar, pelatih baru tersebut belum bisa memimpin. Akhir pekan ini, belum ada tanda-tanda pelatih baru itu tiba di Malang.

“Tetap pelatih asing yang menangani Arema FC,” lanjutnya.

Tuntutan untuk Pelatih Baru

Pria asal Malang tersebut memborong dua gol untuk kemenangan tim Singo Edan. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Pria asal Malang tersebut memborong dua gol untuk kemenangan tim Singo Edan. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Manajemen Arema FC berharap di tangan pelatih baru ini, tim Singo Edan tak sekadar dituntut menang. Tapi juga memperagakan sepak bola yang enak dilihat.

“Kami ingin tetap seperti karakter sepak bola Amerika Latin. Tidak sekedar menang, tapi juga enak ditonton. Bukannya setelah unggul dulu lalu main bertahan. Kan tidak enak dilihat kalau seperti itu,” sambungnya.

Musim 2020, Arema sempat mengontrak dua pelatih asal Amerika Latin. Mario Gomez dan Carlos Oliveira. Namun, nasib mereka bisa dibilang singkat.

Gomez hanya merasakan pramusim Piala Gubernur Jatim dan tiga laga awal Liga 1. Setelah itu, kompetisi berhenti. Sedangkan Carlos lebih parah. Dia hanya memimpin latihan selama kompetisi berhenti akibat pandemi virus corona.

Saksikan video pilihan berikut ini: