Baru Melahirkan, Nakes Positif COVID di Solo dan Bayinya Meninggal

·Bacaan 2 menit

VIVA – Palang Merah Indonesia (PMI) Solo berduka lantaran seorang tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di pengambilan darah yakni Risma Dwi Annisa (25) meninggal dunia setelah terkonfirmasi positif COVID-19. Tak hanya itu bayi Risma yang lahir pada hari Minggu kemarin juga meninggal dunia.

“Hari ini PMI Solo berduka. Salah satu nakes kami dipanggil Tuhan dalam keadaan hamil. Kemarin bayinya sudah dipanggil Tuhan dan hari ini ibunya,” kata CEO PMI Solo, Sumartono Hadinoto di Solo, Jawa Tengah pada Senin, 12 Juli 2021.

Lebih lanjut dia mengungkapkan meninggalnya nakes yang bertugas di unit donor darah itu menyebabkan jumlah nakes PMI Solo yang meninggal terkena COVID-19 kini menjadi dua orang. Sebelumnya nakes lain yang pernah menjadi relawan di PMI Solo telah meninggal sepekan yang lalu.

“Seminggu yang lalu adalah mantan relawan kami yang suaminya juga relawan PMI Solo. Untuk yang nakes ini bayinya diselamatkan melalui operasi sesar dan ibunya masuk ICU terus meninggal,” kata dia.

Menurut Surmartono, PMI Solo telah melakukan penerapan protokol kesehatan yang ketat untuk para pegawainya. Hanya memang para pegawai tersebut juga tidak hanya berada di lingkungan Kantor PMI Solo namun juga pulang ke rumah sehingga penularan COVID-19 diduga kemungkinan berasal dari lingkungan luar kantor.

“Di PMI sendiri sudah kami ketati prokesnya tapi hingga hari ini ternyata sudah lebih dari dua puluh nakes kami keluarga besar PMI. Bahkan driver ambulans sampai ke perawat ambulans kami berhentikan operasionalnya karena pada isoman,” sebutnya.

Mereka kata dia saat ini menjalani isolasi mandiri di Kampus Akbara Surakarta yang dikelola oleh PMI Solo. Dipilihnya kampus tersebut menjadi tempat isolasi mandiri karena saat ini sedang tidak ada kegiatan perkuliahan.

“Isoman di lantai dua Akbara agar segera bisa me-recovery teman-teman kami dan memonitor pola hidup sehatnya,” ujar dia.

Sumartono pun menyampaikan pesan untuk bergotong royong tetap memakai memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumuman dan tidak keluar rumah jika tidak memiliki hal yang yang penting.


“Inilah yang mari kita aga bersama dan tidak perlu sungkan untuk selalu mengingatkan siapa pun di sekitar kita karena ini satu-satunya jalan untuk melewati pandemi,” kata dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel