Baru Semenit Meluncur, Roket Milik Jeff Bezos Meledak

Merdeka.com - Merdeka.com - Roket milik Jeff Bezos, orang terkaya ketiga di dunia meledak setelah meluncur dari Tanjung Canaveral, Florida Amerika Serikat (AS) kemarin. Insiden ini adalah kecelakaan pertama penerbangan Blue Origin Flight, roket perusahaan perjalanan luar angkasa milik Jeff Bezos.

Dikutip dari AP News, Senin (12/9), roket yang bernama The New Shepard itu tidak membawa penumpang, melainkan hanya membawa 36 bahan-bahan eksperimen.

Meski roket itu jatuh dan meledak, namun bagian roket yang membawa bahan-bahan eksperimen berhasil mendarat dengan selamat.

Insiden itu dimulai saat roket itu sedang terbang dengan kecepatan 1,126 kilometer per jam di ketinggian 8,5 kilometer. Sekitar semenit roket itu meluncur, api berwarna kuning cerah menyembur dari bagian bawah mesin.

Setelah api menyembur, sistem pembatalan darurat segera dimulai sehingga bagian roket yang membawa bahan eksperimen terlepas dan mendarat di gurun terpencil.

"Roket itu jatuh, tanpa ada seorang yang cedera atau kerusakan yang dilaporkan" kata Administrasi Penerbangan Federal AS (FAA).

"Tampaknya kami mengalami anomali dengan penerbangan hari ini. Ini tidak direncanakan," kata tim komentator Blue Flight saat terjadinya kecelakaan.

Menurut Blue Flight, kecelakaan itu terjadi karena kesalahan sistem booster (pendorong).

"Kegagalan booster (pendorong) pada penerbangan tanpa awak hari ini. Sistem pelepasan dilakukan seperti yang direncanakan," tulis Blue Flight di laman Twitternya.

Peluncuran roket The New Shepard ini adalah peluncuran yang ke 23 kalinya. Ini juga adalah penerbangan kesembilan roket kapsul khusus untuk eksperimen tanpa bobot.

Sebelumnya, roket ini berhasil meluncur tanpa kendala. Bahkan sebelumnya Jeff Bezos dan 5 penumpang lain meluncur sampai luar angkasa dengan roket ini.

Reporter Magang: Theofilus Jose Setiawan [pan]