Baru Terungkap, Jimin BTS Berdonasi Rp 1,2 Miliar untuk Berantas Polio Pakai Nama Ayah

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Seoul - Sempat diam-diam kepada publik, kini terungkap sudah budi baik yang dilakukan oleh Jimin BTS. Dilansir dari Soompi, Rabu (22/9/2021), pelantun "Dynamite" tersebut berdonasi sebesar 100 juta won untuk Rotary District 3590.

Bila dikonversikan ke rupiah dalam kurs hari ini, angkanya melewati Rp 1,2 miliar.

Donasi ini diberikan pada Juli lalu, mengunakan nama ayah dari sang idola K-Pop.

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Hari Polio Dunia

Jimin di sidang PBB/dok. Instagram BTS
Jimin di sidang PBB/dok. Instagram BTS

Donasi dari Jimin diberikan untuk kampanye amal untuk membuat vaksin polio. Hasil donasi dari Jimin akan diungkap pada 24 Oktober mendatang, yang merupakan Hari Polio Dunia.

Acara tahunan ini digelar oleh Rotary International untuk merayakan pencapaian Jonas Salk, yang mengembangkan vaksin polio.

Rajin Donasi

Jimin BTS. (Big Hit Music via Soompi)
Jimin BTS. (Big Hit Music via Soompi)

Jimin termasuk salah satu idola K-Pop yang rajin berdonasi. Tahun lalu ia memberikan fasilitas meja dan kursi baru ke SMA-nya di Busan.

Kepeduliannya di bidang edukasi juga ditunjukkan lewat donasi kepada Departemen Pendidikan di Kota Metropolitan Busan dan Provinsi Jeolla Selatan.

BTS di PBB

Jimin dan J-Hope BTS. (John Angelillo/Pool Photo via AP)
Jimin dan J-Hope BTS. (John Angelillo/Pool Photo via AP)

Jimin sendiri kini tengah berada di New York City, menjalankan tugasnya sebagai utusan khusus Presiden Korea Selatan Moon Jae In.

Pada Senin kemarin ia dan grupnya berpidato untuk mewakili suara anak muda di Sustainable Development Goals Moment (SDG Moment), Sidang Majelis Umum PBB atau UNGA.

Menghadapi Pandemi

Dalam pidatonya, BTS terutama menyoroti soal harapan dan optimisme anak muda dalam menghadapi pandemi Covid-19. Di pidato bagiannya, Jimin secara khusus mengatakan bahwa banyak anak muda yang mencoba mencari peluang baru saat pandemi mengadang.

"Ada banyak yang mencoba keras untuk melanjutkan persahabatan secara online, mencoba hal baru, hidup lebih sehat. Anak-anak ini mencoba belajar banyak hal baru. Mereka tak terlihat tersesat, mereka terlihat menemukan keberanian baru," kata Jimin.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel