Basarah: Soekarno dan Taufiq Kiemas adalah keluarga pahlawan bangsa

Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah mengatakan bahwa keluarga Ir Soekarno dan Taufiq Kiemas adalah keluarga pahlawan bangsa.

Basarah menyampaikan hal itu saat berziarah ke makam Taufiq Kiemas di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Sabtu.

Hadir dalam kesempatan itu, Ketua Umum PP Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Hamka Haq, Sekretaris Umum PP Bamusi Nasyirul Falah Amru, Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP Ribka Tjiptaning, tokoh senior PDIP Rudi Harsa Tanaya, adik Taufiq Kiemas, Heri Kiemas serta puluhan masyarakat.

Menurut dia, peran dan jasa dari kedua keluarga Bung Karno dan Taufiq Kiemas sangat besar bagi perjalanan Bangsa Indonesia.

"Bung Karno memproklamirkan kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945 dan Taufiq Kiemas meluruskan sejarah lahirnya Pancasila," ujarnya dalam siaran persnya.

Baca juga: Pengurus DPP PDI Perjuangan ziarah ke makam Fatmawati

Tak hanya itu, Basarah juga mengulas bagimana peran dan jasa dari Ibu Negara Fatmawati Soekarno yang menjahit bendera merah putih. Di mana, kehikmatan peringatan 17 Agustus semakin terasa dengan berkibarnya bendera merah putih.

"Oleh karena itu wajarlah kita semua untuk memuliakan pemimpin perempuan," ucap Basarah.

Basarah pun mengatakan, bukti sebagai bangsa Indonesia harus memuliakan pemimpin perempuan. Hal itu bisa dilihat dari rahim seorang Ibu Negara Fatwamati melahirkan sosok Megawati Soekarnoputri yang menjadi Presiden ke-5 RI dan Presiden Pertama Perempuan.

Lalu, dari rahim Ibu Megawati melahirkan Puan Maharani yang menjadi Ketua DPR RI perempuan pertama di RI.

"Dan dari rahim Ibu Prof. Dr. HC Megawati Soekarnoputri juga lahir pemimpin perempuan yang sekarang menjadi Ketua DPR RI perempuan pertama yaitu Ibu Puan Maharani," ucap Basarah.

Baca juga: Wakil Ketua MPR apresiasi kehadiran tokoh dalam acara Bulan Bung Karno

"Jadi hikmah dari kita berziarah ke makam Ibu Fatmawati kita memuliakan pemimpin perempuan di Republik Indonesia yang kita cintai bersama-sama ini," ujarnya lagi.

Basarah menambahkan bahwa berziarah dan berdoa ke makam pahlawan bangsa itu merupakan sebuah tradisi kebangsaan dan keagamaan yang dibangun oleh ideologi PDI Perjuangan serta menjadikan satu tarikan nafas antara paham kebangsaan dan paham keagamaan.

"Itu menjadi tradisi yang terus kita gelorakan dari generasi ke generasi," terang Basarah.

Sebelumnya, Ahmad Basarah dan jajaran DPP PDIP juga melakukan ziarah di TPU Karet Bivak, Jakarta.

Baca juga: Bamsoet: almarhum Taufik Kiemas layak jadi Bapak Empat Pilar MPR