Basarnas cari nelayan hilang di perairan Tanjung Lelemo Buton Utara

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kendari melakukan operasi pencarian terhadap seorang nelayan bernama La Ode Zaeru (58) yang dilaporkan hilang saat melaut di perairan Tanjung Lelemo, Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara.

Kepala Basarnas Kendari Aris Sofingi di Kendari, Ahad, mengatakan, pihaknya menerima informasi kejadian tersebut dari keluarga korban bernama Salam.

"Pada pukul 05.56 Wita Bapak Salam merupakan keluarga korban melaporkan bahwa pada 30 Juli 2022 pukul 12.00 Wita telah terjadi kecelakaan kapal terhadap satu orang yang sedang mencari ikan di sekitar perairan Tanjung Lelemo, Buton Utara," katanya.

Baca juga: Basarnas cari 7 nelayan alami mati mesin kapal di Tanjung Toronipa

Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas Kendari memberangkatkan tim penyelamat dari Pos SAR Wakatobi menuju lokasi korban dilaporkan mengalami kecelakaan kapal.

"Tim penyelamat berangkat ke lokasi korban mengalami kecelakaan pada pukul 06.15 Wita. Tim Rescue Pos SAR Wakatobi menggunakan RIB untuk memberikan bantuan SAR," jelasnya.

La Ode Zaeru merupakan warga Desa Pebaoa Kecamatan Kulisusu Utara, Buton Utara, sebelumnya dilaporkan keluar melaut pada Sabtu (30/7) sekitar pukul 09.30 Wita menggunakan perahu panjang di sekitar perairan Tanjung Lelemo.

Baca juga: Basarnas Kendari tangani 40 kejadian selama Januari-Juni 2022

"Kebiasaan korban kembali pada pukul 13.00 Wita. Tetapi pada pukul 12.00 Wita longboat milik korban ditemukan dalam keadaan tanpa keberadaan korban di atas longboat oleh kapal yang melintas," ujar Aris.

Pencarian telah dilakukan oleh pihak keluarga dan warga sekitar namun dengan hasil nihil sehingga kejadian itu dilaporkan ke Basarnas Kendari.

Baca juga: Basarnas Kendari cari bocah hilang terseret gelombang Pantai Batu Gong

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel