Basarnas evakuasi korban terjepit bak truk usai kecelakaan lalu lintas

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Yogyakarta, mengevakuasi seorang korban terjepit bak truk dam setelah kecelakaan lalu lintas (lantas) di Ring Road selatan, tepatnya barat simpang empat Druwo, Jalan Parangtritis, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin pagi.

Kasubsi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Yogyakarta, Asnawi Suroso dalam keterangan persnya di Yogyakarta, Senin, mengatakan telah menerima informasi terjadi kecelakaan lalu lintas dengan penanganan khusus satu orang terjepit bak Truk Dam.

"Mendapat laporan tersebut Kantor Basarnas Yogyakarta memberangkatkan satu tim rescue yang dilengkapi dengan peralatan ekstrikasi penanganan khusus korban terjepit," katanya.

Ia mengatakan, tim rescue yang tiba dilokasi langsung berkoordinasi dengan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor (Polres) Bantul untuk melakukan proses evakuasi satu orang korban yang masih terjepit.

"Setelah melakukan proses evakuasi kurang lebih 45 menit, korban yang terjepit berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia," katanya.

Dia menjelaskan, kronologi yang didapat, bahwa truk dam berhenti di Ring Road selatan barat perempatan Druwo Jalan Parangtritis, kemudian sebuah bus melaju dari arah barat, dan menabrak bagian belakang truk dam yang berhenti di sisi kiri jalan.

Akibat kejadian tersebut satu korban meninggal dunia karena terjepit bak truk dam, korban atas nama Irwan (19) warga Semanu, Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul, DIY, yang merupakan kernet bus.

Kemudian dua orang mengalami luka-luka atas nama Lasina (71) warga Depok, Jawa Barat dan Jumiyati (52) warga Depok Jawa barat. Kedua korban selamat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panembahan Senopati Bantul.

Ia menambahkan untuk rincian jumlah penumpang yang berada di dalam bus termasuk penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas akan disampaikan oleh pihak Polres Bantul.

Dengan dievakuasinya korban meninggal dunia akibat terjepit bak truk dam tersebut, operasi SAR dinyatakan ditutup, dan semua unsur SAR gabungan yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing, demikian Asnawi Suroso .

Baca juga: Basarnas turunkan tim cari korban hanyut di Sungai Opak Bantul

Baca juga: Petugas Basarnas Yogyakarta berpatroli di pantai-pantai tempat wisata

Baca juga: Basarnas Yogyakarta melakukan pencarian korban hanyut di Sungai Progo

Baca juga: Basarnas Yogyakarta: Sungai Sempor meluap secara tiba-tiba