Basarnas Kupang: enam orang hilang di perairan Naikliu belum ditemukan

Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang menyebutkan enam orang penumpang perahu tanpa nama yang dilaporkan hilang di perairan Naikliu dan Oepoli, Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Minggu (28/8) hingga kini masih belum ditemukan.

"Kami masih berupaya untuk melakukan pencarian terhadap enam orang warga TTU yang dilaporkan hilang di perairan Naikliu Kabupaten Kupang, " kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang, I Putu Sudayana di Kupang, Kamis.

Enam penumpang yang dilaporkan hilang itu di wilayah perairan Naikliu dan Oepoli, Kabupaten Kupang dalam pelayaran dari Pelabuhan Bolok menuju Pelabuhan Wini, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Minggu (28/8) karena terbawa arus.

Enam orang yang menumpang perahu itu merupakan warga Kabupaten Timor Tengah Utara yaitu Philipus Tumbas (57), Nando Sakunab (20), Regi Eko (29) dan Beny Bana (37), sementara itu Oni Kase (27) dan Andi (54).

Baca juga: Enam penumpang perahu tanpa nama di NTT hilang di perairan Naikliu

Baca juga: Tim SAR temukan kapal nelayan Rote Ndao yang hilang kontak

Menurut I Putu Sudayana tim SAR gabungan terdiri dari Basarnas Kupang, Polsek Wini, pos AL Atapupu, pos AL Oepoli, pos Pol Airud Atapupu, unit siaga SAR Atambua, Polsek Naikliu, Tagana Kabupaten Timor Tengah Utara serta tim dari Lantamal VII Kupang, Polda NTT serta keluarga para korban masih terus berupaya melakukan pencarian terhadap enam orang itu.

Ia mengatakan dalam operasi pencarian hari keempat yang dipimpin Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Kupang Saidar Rahmanjaya menggunakan KN Sar Antareja 233 milik Basarnas Kupang hasilnya masih nihil.

Dia menegaskan Basarnas Kupang juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Timor Leste dikarenakan lokasi kejadian berdekatan dengan perairan teritorial Negara Timor Leste.

"Kami juga terus berkoordinasi serta menghubungi semua kapal laut yang melintas di area perkiraan lokasi kejadian untuk terlibat memantau dan mengamati apabila ditemukan tanda-tanda keberadaan korban dapat menghubungi pihak Basarnas Kupang," kata I Putu Sudayana.

Baca juga: Tim SAR temukan korban perahu terbalik di Sumba Timur meninggal

Baca juga: Warga Sumba Timur terseret gelombang ditemukan meninggal