Basarnas perluas area pencarian remaja hilang di Sungai Konawe

·Bacaan 2 menit

Basarnas Kendari memutuskan memperluas area pencarian seorang remaja bernama Aidil (17) yang dilaporkan hilang terseret arus Sungai Konaweha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kepala Basarnas Kendari Aris Sofingi di Kendari, Ahad, mengatakan operasi pencarian korban di hari ketiga dilakukan dengan membagi dua tim gabungan.

"Tim SAR gabungan kembali melanjutkan operasi SAR pada pukul 06.10 WITA.
Pencarian hari ini dilakukan dengan membagi dua tim," katanya.

Aris menjelaskan, tim satu melakukan pencarian dengan menyisir dari Posko SAR gabungan mengarah ke arah muara sejauh 5 km.

Baca juga: Korban tenggelam di Asmat ditemukan meninggal dunia

Baca juga: Tim SAR berhasil temukan anak yang terseret banjir

Lalu tim dua melakukan penyisiran dari posko ke arah tempat terakhir dilaporkan hilangnya korban sejauh 5 km.

Pencarian korban dilakukan dengan melibatkan unsur gabungan Tim Penyelamat Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, BPBD Konawe, Polsek Unaaha, SAR UHO, SAR Hidayatullah, masyarakat sekitar dan keluarga korban.

"Alat yang kami gunakan adalah mobil penyelamat (rescue car) satu unit, ambulans satu unit, dan perahu karet dua unit," ujar dia.

Dia menambahkan, dengan diperluasnya area pencarian korban, maka Posko SAR gabungan telah berpindah dari yang sebelumnya berada di Kelurahan Tuoy Lasada bergeser ke Kelurahan Konawe.

Basarnas Kendari sebelumnya menerima informasi hilangnya korban, pada Jumat (7/1), dari salah satu pegawai BPBD Konawe bernama Kiki. Berdasarkan informasi itu tim penyelamat diberangkatkan untuk memberikan bantuan SAR.

Korban bersama tiga orang temanya dilaporkan berenang di sungai tersebut hendak mengambil buah pada pukul 15.00 WITA, namun nahas saat di tengah sungai korban terseret arus deras, sementara tiga orang temanya selamat. Kejadian itu dilaporkan ke Basarnas pada pukul 16.45 WITA.

Korban yang saat ini dalam pencarian bernama Aidil (17), sedangkan tiga temanya yang dinyatakan selamat yakni Irwansyah (18), Abdi (17) dan Agung (16).*

Baca juga: Dua rumah di Mendahara Jambi amblas dan hanyut ke dalam sungai

Baca juga: Pos TNI AL Pinrang temukan warga hanyut terbawa arus sungai

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel