Basarnas Yogyakarta mencari korban tertimbun longsor di Gunungkidul

Tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Yogyakarta melakukan pencarian dua orang warga Blemben, Desa Candirejo, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang tertimbun tanah longsor akibat hujan yang menerjang wilayah itu pada Jumat (18/11) sampai Sabtu pagi.

Kepala Pencarian dan pertolongan Basarnas Yogyakarta Kamal Riswandi di Gunungkidul, Sabtu, mengatakan Basarnas Yogyakarta mendapat Laporan dari BPBD Gunungkidul bahwa telah terjadi bencana tanah longsor di daerah Blembem, Desa Candirejo, yang mengakibatkan beberapa rumah tertimbun longsor dan dua orang warga dilaporkan tertimbun longsor.

"Mendapat laporan, kami memberangkatkan satu Tim Rescue dari Pos Basarnas Gunungkidul ditambah personel dari kantor Basarnas Yogyakarta untuk melakukan pencarian dua orang korban yang tertimbun longsor," kata Kamal Riswandi.

Baca juga: Dua korban tertimbun tanah longsor di Bantul ditemukan

Baca juga: Basarnas Yogyakarta bagi tiga SRU pencarian korban tertimbun longsor

Ia mengatakan tim yang diberangkatkan akan berkoordinasi dengan BPBD Gunungkidul dan pemangku kepentingan lainnya yang ada di Gunungkidul dan akan mendirikan posko SAR Gabungan.

Untuk rencana operasi hari ini dibagi dua Search and Rescue Unit (SRU). Untuk SRU 1 melaksanakan pencarian dengan penyemprotan air dan peralatan sederhana (skop ,cangkul) dan SRU 2 melaksanakan dengan alat landslide search stick.

"Rencana Pemkab Gunungkidul juga akan mendatangkan alat berat untuk membantu Proses pencarian," katanya.

Kamal Riswandi mengatakan korban yang masih dalam pencarian atas nama Kasoijoyo, 90 tahun, warga Kandangan, Blembem dan Karni, 54 tahun, warga Kandangan Blembem.

"Kedua korban merupakan satu keluarga. Sampai saat ini Tim SAR Gabungan masih terus melakukan pencarian," katanya.

Lebih lanjut, Kamal berharap hari ini cuaca bagus, sehingga proses pencarian dua orang korban dapat dimaksimalkan. Namun jika nanti dilokasi diguyur hujan makan pencarian akan dihentikan mengingat tanah di lokasi masih labil dan sangat membahayakan Tim SAR Gabungan yang sedang bekerja melakukan proses pencarian.

"Saat ini, tim gabungan masih melakukan evakuasi korban," katanya.

Baca juga: Basarnas Yogyakarta evakuasi pemancing terjebak banjir di Lendah

Baca juga: Basarnas turunkan tim cari korban hanyut di Sungai Opak Bantul