Basket putra awali SEA Games dengan kekalahan kontra Thailand

Aris Budiman

Tim nasional bola basket putra Indonesia mengawali kiprah di penyisihan Grup B SEA Games 2019 dengan menelan kekalahan 76-98 kontra Thailand di Mall of Asia Arena, Manila, Filipina, Rabu.

Ketertinggalan di sektor rebound menjadi salah satu penyebab kekalahan Indonesia. Kaleb Ramot Gemilang cs cuma bisa mengamankan 38 kali rebound sepanjang laga, dibandingkan Thailand yang merebut 45 kali, demikian catatan statistik resmi pertandingan yang dipantau dari Jakarta.

Baca juga: CdM sambangi timnas basket putra, dimintai tolong soal naturalisasi

Keunggulan rebound itu berhasil dikonversi Thailand menjadi 22 poin dari kesempatan kedua.

Aspek lain yang mempengaruhi kekalahan Indonesia adalah banyaknya turnover atau kehilangan penguasaan bola. Tak kurang dari 29 kali turnover diderita tim besutan Rajko Toroman yang berhasil dimanfaatkan Thailand menjadi 26 poin.

Selain itu yang paling mendasar tentunya akurasi tembakan terbuka Indonesia yang cuma bisa mengkonversi 35,9 persen percobaan sepanjang laga, dibandingkan Thailand yang melesakkan 32 dari 73 percobaan tembakan terbukanya atau setara akurasi 43,8 persen.

Sempat memberi perlawanan di awal laga dan lebih dulu mencetak angka, skor 2-0 menjadi satu-satunya momen Indonesia memimpin kedudukan sepanjang pertandingan.

Thailand berhasil menutup kuarter pertama dalam keunggulan tegas 34-17. Indonesia berusaha mengejar namun cuman bisa memangkas jarak menjadi 61-75 kala mengakhiri kuarter ketiga.

Sektor tembakan luar busur yang sempat diharapkan bisa menjadi andalan Indonesia mendulang poin juga tak banyak membantu, sebab dari 26 percobaan yang dilepaskan hanya tujuh di antaranya yang terkonversi menjadi poin.

Walhasil Indonesia harus mengakui keunggulan Thailand 76-98 ketika bel tanda laga usai berbunyi.

Baca juga: Indonesia raih medali perak basket 3X3

Suttisin Wattana memimpin kemenangan Thailand lewat raihan 18 poin dan lima rebound, diikuti pemain naturalisasi Tyler Lamb yang mengemas 16 poin, delapan steal dan lima assist.

Ananti Chitchai juga turut menyumbangkan 14 poin, sedangkan Jakrawan Chanatip mencetak 12 poin sembari mengamankan tujuh rebound.

Bagi Indonesia Kaleb membukukan dwiganda 20 poin dan 10 rebound, namun menjadi salah satu penyumbang turnover terbanyak yakni enam kali.

Kontribusi tambahan bagi Indonesia hanya datang dari Abraham Damar Grahita yang mengemas 17 poin dan tujuh rebound, serta 16 poin milik Andakara Prastawa Dhyaksa.

Di laga selanjutnya Indonesia akan menghadapi Malaysia pada Kamis (5/12) malam beberapa jam setelah Thailand meladeni Kamboja.

Baca juga: Timnas basket 3x3 putri Indonesia telan tiga kekalahan beruntun