Basmi Orang Macam Donald Trump, Sang Tinju Kilat Mau Pensiun Dini

Satria Permana
·Bacaan 1 menit

VIVA – Usai menang secara sensasional atas petinju Britania Raya, Luke Campbell, dan merebut sabuk juara interim kelas ringan WBC, Ryan Garcia buka suara soal rencana masa depannya. Garcia mengaku mau pensiun dini karena ingin membasmi haters.

Garcia berencana pensiun di usia 26 tahun. Mengejutkan karena The Flash punya masa depan cerah.

Dengan talenta dan kemampuannya sekarang, Garcia bukan tak mungkin bisa menguasai tinju dunia dalam waktu yang lama.

Namun, pemegang rekor 21 laga tanpa pernah kalah itu malah mau pensiun saat usianya menginjak masa emas.

"Saya mau berkembang, menginspirasi orang-orang dengan cara berbeda. Saya memainkan peran untuk melawan kebencian dan kebingungan di Amerika Serikat," ujar Garcia dilansir Sirius XM.

Pernyataan Garcia dipicu dari pidato kontroversial Donald Trump yang memancing kerusuhan di Gedung Kongres. Akibat melayangkan pernyataan, kekalahannya karena dicurangi lawannya dari Partai Demokrat, loyalis Trump menyerbut Gedung Kongres.

Rusuh tak terhindarkan. Empat orang tewas dalam insiden itu dan salah satunya karena ditembak.

"Donald Trump telah menginspirasi kebencian. Saya tak peduli apa pendapat anda. Saya tak peduli, dia mau berkilah seperti apa. Orang-orang selalu bikin bingung lainnya, karena mau berkilah atau melindungi apa yang ada di belakangnya. Ini tak benar," tegas Garcia.