Basuki 'Ahok': Saya Bukan Customer Service  

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama boleh jadi tengah pusing dengan masalah yang membelit Jakarta, wilayah yang ia pimpin bersama Gubernur Joko Widodo. Tiap hari masalah selalu menerpa Ibu Kota, baik merupakan warisan pemerintahan sebelumnya, atau masalah yang diadukan masyarakat. "Kami memang terbuka untuk setiap masalah," kata Basuki berapa waktu sebelumnya.

Namun, ia tak menyangka maksud keterbukaan itu justru membuat masyarakat berbondong-bondong menyampaikan keluh-kesah. Dia melihat ada beberapa persoalan yang tidak perlu disampaikan secara langsung kepada dirinya. "Bisa lewat staf atau perangkat pemerintah lainnya," ujar dia.

Contohnya hari ini. Dengan jadwal rapat yang padat dan masalah yang seabrek, Basuki kerap "ditodong" oleh warga yang datang mengadukan nasibnya. "Kalau memang ada masalah seperti masalah hukum, ya sampaikan ke Biro Hukum. Jangan langsung ke saya," ujarnya dengan muka serius.

Pernyataan itu dimaksudkan agar masyarakat memilah-milah masukan dan keluhan yang ingin disampaikan kepada pemimpin Jakarta. "Saya bukan customer service. Kalau harus menerima ini, itu, seperti customer service, saya tidak bisa," katanya.

Keluhan Basuki boleh jadi cukup beralasan. Berdasarkan pantauan Tempo di depan ruang kerjanya, tampak sejumlah orang berlalu-lalang menunggu di ruang tamu wakil gubernur. Namun, mereka hanya diam saat ditanya dari mana dan apa keperluannya dengan wakil gubernur.

Saat melihat dari daftar tamu wakil gubernur, mereka tampak datang dari berbagai daerah, seperti Cilandak, Jakarta Selatan. Urusannya pun boleh jadi sebatas pengaduan bahwa berobat sakit paru-paru biayanya mahal. Bahkan, ada juga urusannya sangat sepele, yaitu urusan pribadi.

Wakil Gubernur Basuki pun meminta masyarakat untuk selektif menyampaikan aspirasi. Dia mengatakan masih terus mencoba untuk menyelesaikan seluruh masalah di Jakarta. "Tolong beri kami (dan Gubernur Jokowi) waktu. Kami belum sampai sebulan bekerja, jadi harap sedikit bersabar," ujar dia.

DIMAS SIREGAR

Berita Terpopuler

Niat Mencuri, Remaja Malah Bunuh Teman

Pakai Barang Bekas, SDN 2 Rawamangun Roboh

Setiap Hari, Ada 92 Ton Sampah di Laut Jakarta

Biaya 6 Tol Baru Bisa Gratiskan Busway 20 Tahun

60 Persen Jajanan Sekolah Depok Tercemar Bakteri

Tangerang Selatan Kaji Ulang Ijin 332 Minimarket

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.