Basuki: Kartu Sehat Jadi Proyek Percontohan di Indonesia

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI menggandeng PT Asuransi Kesehatan (Askes) untuk bekerja sama menjadikan program Kartu Sehat sebagai proyek percontohan penerapan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di bidang kesehatan.

Kerjasama jaminan di bidang kesehatan antara Pemprov DKI dan PT Akses telah sesuai amanat Undang-Undang Nomor 24 tahun 2011.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Jakarta, Kamis membenarkan, pihaknya sedang menjajaki kerja sama dengan PT Askes sebagai badan penjamin di bidang kesehatan yang ditunjuk oleh pemerintah.

Dalam kerja sama tersebut, Pemprov DKI menginginkan progrm Kartu Sehat sebagai proyek percontohan bagi pelaksanaan Jamkesmas di Indonesia.

"Kami mau diskusi menjadikan Jakarta sebagai pilot project dalam penerapan Jamkesmas melalui Kartu Sehat yang dijadikan investasi, promosi dan CSR PT Askes," katanya.

Dalam pertemuan tersebut, lanjut Basuki, pihaknya mempertanyakan kesanggupan PT Askes untuk mengelola asuransi kesehatan bagi seluruh warga Jakarta yang berjumlah 9,6 juta jiwa.

Bila PT Askes sanggup, maka Pemprov DKI akan memberikan kesempatan untuk bekerja sama.

Beberapa hal yang juga diperhatikan PT Askes, yaitu DKI Jakarta telah memiliki Puskesmas lebih canggih daripada RSUD daerah lain.


Bagi warga yang tidak berdomisili Jakarta tidak akan diberi biaya yang lebih murah.

"Jadi, Pemprov DKI akan hitung preminya. Jakarta menawarkan tempat latihan untuk Askes, serta sebaliknya Askes harus mengeluarkan uang juga dong untuk Jakarta," ujarnya.

Basuki optimis target pelaksanaan kerja sama tersebut akan berjalan pada bulan Januari 2013 yang diselaraskan dengan Kartu Sehat.

"Konsep ini sama dengan pemikiran Gubernur DKI, Joko Widodo. Hanya saja, Kartu Sehat dikelola dalam manajemen PT Askes," jelasnya.

Satuan Pengawas Intern PT Askes, Siti Fadidah Hanum mengaku, pertemuan bersama Wagub DKI, Basuki Tjahaya Purnama untuk membahas tentang pengelolaan sistem kesehatan di Jakarta.

"Intinya kami siap mendukung program kesehatan di Jakarta. Hal ini merupakan implementasi persiapan menuju BPJS," ungkapnya.

Namun, saat ditanya wartawan perihal konsep yang ditawarkan Pemprov DKI, Siti enggan berkomentar lebih banyak lagi.

Pihaknya akan menggelar pembahasan lebih lanjut pada pekan depan.

"Kita baru mendengarkan konsep, nanti akan ditindaklanjuti. Intinya semua warga Jakarta akan dijamin kesehatan oleh Pemprov DKI. PT Askes dipercayakan untuk mengelola yang direncanakan pada 1 Januari 2013 sudah bisa diberlakukan," tambahnya.(ar)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.