Batal Berkantor di Menteng, Demokrat Versi KLB Buat Markas Pusat di Rawamangun

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) menggelar konferensi pers di kediaman ketua umumnya Moeldoko. Lokasi tersebut beralamat di Jalan Terusan Lembang D54, Menteng, Jakarta Pusat.

Sebelumnya Ketua Dewan Pembina Demokrat versi KLB Marzuki Alie menyebut lokasi tersebut bakal menjadi kantornya.

Namun, Penggagas KLB Demokrat, Darmizal membantah bila rumah Kepala Staf Presiden itu menjadi kantor DPP Demokrat versi KLB. Dia bilang, tempat tersebut hanya dipakai untuk konferensi pers hari ini saja.

"Tempat ini adalah kediaman pribadi bapak Ketum Partai Demokrat Bapak Moeldoko. Kami diberikan kesempatan untuk memakai tempat ini pada hari ini saja. Karena kebetulan ibu beserta anak-anak dan keluarga lainnya sedang berada di luar kota. Sehingga kegiatan kami hari ini tidak mengganggu keluarga beliau," katanya di kediaman Moeldoko, Kamis (11/3/2021).

Darmizal menjelaskan, pihaknya bakal berkantor di Jalan Pemuda no 712, rawamangun Jakarta Timur, yang sebelunya pernah ditempati sebagai Kantor DPP Demokrat.

Menurutnya, tempat itu bersejarah bagi Demokrat dan bangsa Indonesia.

"Karena dari tempat itulah SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) dihantarkan selama dua periode menjadi Presiden RI. Tempat itu dipinjamkan Bapak Jhoni Allen Marbun yang hari ini jadi Sekjen Partai Demokrat," ucap dia.

Menurut Darmizal, Gedung di Jalan Pemuda itu mempunyai kenangan cukup besar baginya. Karena di situlah Demokrat meraih puncak kejayaannya.

"Sekali lagi, kantor DPP Partai Demokrat di jalan pemuda nomor 172 tempat yang bersejarah bagi Partai Demokrat di situlah lahirnya dukungan kepada Presiden SBY hingga dua periode,"

Kantor Demokrat hanya Satu

Sementara itu, Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat yang diketuai Agus Harimurti yudhoyono (AHY), Herzaky Mahendra Putra tidak mengakui adanya kantor itu. Dia menegaskan, kantor DPP Demokrat hanya ada satu di jalan Proklamasi no 41, Menteng, Jakarta Pusat.

"Oh, di Menteng? Saya pikir di Monas. Itu bukan kantor Partai Demokrat versi Moeldoko. Karena Partai Demokrat hanya ada satu, dan itu kantornya di Proklamasi 41. Kalau di Menteng itu kantor tempat orang-orang yang mengaku dan masih mimpi jadi kader Partai Demokrat," ucapnya, Kamis (11/3/2021).

Zaky heran kelakuan mantan kader yang tergabung dalam gerakan pengambilan alihan kekuasaan partai Demokrat (GPK-PD) makin aneh. Padahal, mereka sudah dipecat Demokrat.

"Para mantan kader ini mungkin masih terkenang dan kangen dengan kantor DPP Partai Demokrat yang posisinya sangat strategis. Jadi, buat kantor pun tidak jauh-jauh dari DPP Partai Demokrat," ucapnya.

Reporter: Muhammad Genantan Saputra

Sumber: Merdeka.com

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: