Batal Hijrah ke Persis, Kiper Persiraja Lulus Ujian Loyalitas

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Banda Aceh - Kiper Persiraja Banda Aceh, Fakhrurrazi Quba akhirnya batal hijrah ke Persis Solo. Dia memilih bertahan di Persiraja untuk Liga 1 2021.

Keputusan ini sebagai bukti kiper andalan Laskar Rencong ini telah lulus ujian loyalitas sekaligus profesionalisme.

Selama dua pekan lalu, nama Fakhrurrazi Quba santer dikaitkan dengan Persis bersama Assanur Rijal, bintang Persiraja yang menyabet sepatu emas sebagai topskorer Piala Menpora 2021.

Quba dikabarkan eksodus bersama beberapa pemain Persiraja ke klub lain, seperti. Asep Budi, Zamrony, Miftahul Hamdi, Luis Irsandi, Eriyanto, dan Ganjar Mukti.

Namun pekan ini semua rumor itu telah terjawab.

"Saya batal ke Persis. Setelah berpikir matang, saya putuskan bertahan di Persiraja saja," kata Quba.

Padahal, lanjut mantan kiper Semen Padang ini, dirinya dan manajemen Persis telah melakukan negosiasi.

"Sudah tahap negosiasi dengan Persis. Awalnya saya memang tertarik ke Solo. Setelah banyak pemain meninggalkan Persiraja, akhirnya saya harus memutuskan tetap di Aceh," ujarnya.

Ikatan Batin

Kiper Persiraja Banda Aceh, Fakhrurrazi Quba, menjadi tulang punggung keluarga setelah ditinggal wafat sang ayah lima tahun lalu. (Bola.com/Gatot Susetyo)
Kiper Persiraja Banda Aceh, Fakhrurrazi Quba, menjadi tulang punggung keluarga setelah ditinggal wafat sang ayah lima tahun lalu. (Bola.com/Gatot Susetyo)

Pertimbangan Quba karena ikatan batin yang tak rela bila Laskar Lantak Laju terseok-seok di Liga 1 2021.

"Bagaimana pun ini klub daerah asal saya. Saya harus menepikan egoisme demi Aceh. Saya juga ikut andil mengangkat Persiraja ke Liga 1. Setelah di kasta tertinggi masak saya tinggalkan begitu saja," ucapnya.

Selain rasa primodialisme, Quba jujur mengungkapkan manajemen Persiraja Banda Aceh juga memberikan kenaikan nominal kontrak untuk musim depan.

"Saya ucapkan terima kasih atas perhatian manajemen. Soal nilai kontrak itu bagian profesionalisme. Tapi motivasi paling utama, saya tak rela bila Persiraja turun kasta lagi," tuturnya.

Video