Batal Jadi Atlet, Jajaka Bandung Malah Meroket Naik Pangkat Letjen TNI

Bayu Adi Wicaksono
·Bacaan 1 menit

VIVA – Ada kabar gembira datang dari markas besar militer Tentara Nasional Indonesia di Cilangkap, Jakarta Timur. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto baru saja menerbitakn Surat Perintah (SK) kenaikan pangkat 23 perwira tinggi.

Berdasarkan siaran resmi yang diterima VIVA Militer, Kamis 18 Februari 2021, dalam SK Panglima TNI Nomor Sprin/342/II/2021 tanggal 15 Februari 2021, tertulis ada 15 perwira TNI Angkatan Darat yang naik pangkat, lalu 4 pati dari TNI Angkatan Laut dan 4 pati dari TNI Angkatan Udara.

Salah satu pati TNI Angkatan Darat yang naik pangkat adalah Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (Pussenif Kodiklatad), Mayor Jenderal TNI Arif Rahman. Beliau resmi menyandang 3 bintang atau berpangkat Letnan Jenderal TNI.

Jenderal TNI asal Bandung, Jawa Barat ini, naik pangkat setelah dipercaya mengisi jabatan Danpussenif menggantikan Letjen TNI Besar Harto Karyawan yang ditarik ke Mabes TNI.

Mutasi ini belum lama terjadi, Letjen TNI Arif baru memegang tongkat komando Pussenif Kodiklatad setelah terbit SK Panglima TNI nomor Kep/80/I/2021 tanggal 26 Januari 2021.

Sebelum menjabat Danpussenif Kodiklatad, jajaka yang pernah bercita-cita jadi atlet voli ini pernah dipercaya memegang tongkat komando sebagai Panglima Komando Daerah Militer VII/Brawijaya. Sebelumnya dia menduduki kursi Gubernur Akademi Militer (Akmil).

Letjen TNI Arif Rahman merupakan lulusan Akmil 1988. Dalam berbagai kesempatan, jajaka Bandung itu kerap menceritakan perjalanan karier dari gagal jadi atlet hingga akhirnya malah bernasib baik sebagai prajurit TNI di dunia militer tanah air.

Baca: Prajurit TNI Alami Peristiwa Nyata Anak Manusia Dimangsa Buaya Raksasa