Batal Lawan Liverpool, MU Terancam Sanksi Pengurangan Poin?

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Manchester United atau MU dilaporkan menghadapi ancaman pengurangan poin. Sanksi ini diberikan terkait aksi protes penggemar MU di Old Trafford jelang pertandingan melawan Liverpool di laga lanjutan Liga Inggris, Minggu malam WIB, 2 Mei 2021.

Ulah fans MU ini menyebabkan pertandingan Setan Merah kontra Liverpool dibatalkan. Awalnya, laga MU lawan Liverpool direncanakan kick-off pukul 16:30 waktu setempat, tapi dibatalkan meski sebelumnya diumumkan pertandingan ditunda pada hari itu juga.

Seperti diketahui, pendukung MU merangsek masuk ke lapangan Old Trafford. Mereka memprotes pemilik United, keluarga Glazer. Akibat kejadian itu pula, seorang petugas polisi membutuhkan perawatan darurat setelah bentrok dengan pengunjuk rasa di luar stadion.

Menurut Daily Mail, pengelola Liga Inggris dan FA sedang menyelidiki insiden itu. MU bisa saja pada akhirnya bisa kehilangan poin menyusul kerusuhan tersebut.

Laporan tersebut menambahkan bahwa operator Liga Inggris dapat memberlakukan pengurangan poin di mana klub gagal memastikan keamanan pemain dan staf.

Denda

Suporter Manchester United atau MU menyerbu Old Trafford dalam aksi unjuk rasa, Minggu (2/5/2021) (AFP/Oli Scarff)
Suporter Manchester United atau MU menyerbu Old Trafford dalam aksi unjuk rasa, Minggu (2/5/2021) (AFP/Oli Scarff)

Di sisi lain FA berencana memberikan sanksi jika terbukti ada kesalahan. Badan ini juga memiliki kekuatan untuk mengeluarkan denda dan menangguhkan klub dari kompetisi.

Sementara itu, jika MU kalah pada laga itu, praktis akan memberi Manchester City gelar Liga Inggris. Setan Merah tetap 13 poin di belakang pemimpin liga, sementara Leicester City hanya tertinggal empat poin di urutan ketiga.

Pernyataan Klub

Suasana di luar kandang Manchester United (MU), Old Trafford. (AFP/Oli Scarff)
Suasana di luar kandang Manchester United (MU), Old Trafford. (AFP/Oli Scarff)

Namun, MU kini telah merilis pernyataan tentang insiden tersebut, yang isinya: “Mengikuti peristiwa kemarin, sementara banyak penggemar ingin menggunakan hak mereka untuk memprotes dan mengekspresikan pendapat mereka secara damai, beberapa berniat mengganggu persiapan tim dan permainan itu sendiri, sebagaimana dibuktikan oleh aktivitas di Hotel Lowry dan di stadion."

"Laporan di media arus utama dan sosial bahwa pengunjuk rasa dapat mengakses stadion dan lapangan melalui gerbang yang dibuka oleh staf klub sepenuhnya tidak benar.

Ajak Dialog

Pernyataan klub tersebut juga mengutuk tindakan para pemrotes yang terlibat dalam kegiatan kriminal kemarin. Meski begitu mereka menegaskan kembali keinginan klub untuk meningkatkan dialognya dengan para penggemar:

“Mayoritas fans kami telah dan akan mengutuk tindakan kriminal yang merusak, bersama dengan kekerasan apapun terhadap staf klub, polisi atau fans lainnya, dan ini sekarang menjadi urusan polisi."

Urutan MU

Simak Video Menarik Berikut Ini