Batam Dibanjiri Ikan Lele Asal Malaysia

  • Warning! Bank Mandiri Akuisisi BTN, Kredit Pemilikan Rumah Terancam Pu …

    Warning! Bank Mandiri Akuisisi BTN, Kredit Pemilikan Rumah Terancam Pu …

    TRIBUNnews.com
    Warning! Bank Mandiri Akuisisi BTN, Kredit Pemilikan Rumah Terancam Pu …

    TRIBUNNEWS.COM - Serikat karyawan Bank BTN mengingatkan, Bank Mandiri miskin pengalaman dalam hal penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR). …

  • Dahlan: Blok Mahakam untuk Pertamina  

    Dahlan: Blok Mahakam untuk Pertamina  

    Tempo
    Dahlan: Blok Mahakam untuk Pertamina  

    TEMPO.CO, Surakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menegaskan pemerintah akan mengambil alih pengelolaan Blok Mahakam di Kalimantan Timur. Dia mengaku sudah menolak permintaan perpanjangan kontrak dari pengelola sebelumnya, Total E&P Indonesie dari Perancis. …

  • Utang Luar Negeri Membengkak, Apa Penyebabnya ?

    Utang Luar Negeri Membengkak, Apa Penyebabnya ?

    Tempo
    Utang Luar Negeri Membengkak, Apa Penyebabnya ?

    TEMPO.CO, Jakarta - Bank Indonesia menyatakan utang luar negeri Indonesia pada Februari 2014 mencapai US$ 272,1 miliar atau sekitar Rp 3.106,9 triliun. Nilai utang luar negeri Indonesia membengkak 7,4 persen dibanding Februari 2013 dan lebih besar ketimbang pertumbuhan pada Januari 2014 yang mencapai 7,2 persen. (Baca: Utang Luar Negeri RI Tembus Rp 3.106,9 Triliun). …

TEMPO.CO,  Batam-Pengusaha ikan mengeluhkan impor ikan lele yang membanjiri pasar-pasar di Batam, dan Kepulauan Riau umumnya. Ray S. Stefan, pengusaha ikan lele, mengatakan dari kebutuhan 10 ribu ton ikan lele setiap bulan, sebanyak 75 persen didatangkan dari Malaysia.

"Banyak pengusaha ikan lele (lokal) terancam gulung tikar," kata Stefan kepada Tempo, Selasa  18 September 2012. Menurutnya, harga ikan lele impor lebih murah dibanding produk lokal. Lele asal Malaysia dijual Rp14.000 per kilogram, sementara harga pasaran Rp18.000 per kilogram.

Murahnya lele impor tersebut, kata Stefan, tak lepas dari permainan tengkulak yang bekerjasama dengan petambak di Malaysia. Lele impor sengaja dijual murah agar kelak bila telah menguasai pasar dan semua petambak lele lokal tutup, harga dikendalikan Malaysia.

Anjloknya harga ikan lele telah berlangsung selama dua bulan terakhir. Dulu-kata Stefan, ketika impor ikan lele dilarang, peternak ikan lele di Batam bergairah, dan memberi peluang kepada masyarakat untuk berternak ikan lele. Oleh sebab itu banyak orang beralih profesi menjadi peternak ikan lele karena prospeknya bagus.

Stefan menceritakan, di Batam terdapat 600 peternak ikan lele dan tak kurang dari 4.000 kolam ternak lele. Selama ini produksi ikan lele di Batam mampu dipenuhi peternak lokal. Itu karena ikan lele mudah diternak.  Produk peternak lele di Batam mampu memenuhi kebutuhan tidak hanya Batam, tapi juga Kota Tanjungpinang, Bintan, dan Karimun. "Jadi tidak perlu impor jika kita bisa peroleh dari daerah terdekat," katanya.

Kartono, seorang peternak ikan lele, mengatakan cara pedagang asing memberangus usaha anak negeri bisa beragam cara, termasuk dengan menjual produk mereka lebih murah. Di masa datang, karena ketergantungan, maka harga dinaikkan sekehendak hati mereka. "Jadi waspadai cara seperti ini," katanya.

Kepala Karantina Ikan, Ashari Syarif mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti keluhan peternak lele. Sebab sesuai dengan peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 17/2012 memberlakukan pembatasan impor ikan. Surat Menteri Kelautan ini kemudian diperkuat oleh Peraturan Direktorat Jenderal Kelautan dan Perikanan Nomor 231/2011 yang mengatur jenis-jenis ikan yang diijinkan masuk Batam termasuk ikan lele. "Ini bahan masukkan bagi kami," kata Ashari Syarif.

Syarif menyatakan pihaknya angkat tangan bila ikan lele yang membanjiri pasar di Batam ternyata masuk melalui jalur ilegal. "Larangan impor ikan lele belum dicabut," katanya.

RUMADI DALLE

Berita lain:

Pre-Order iPhone 5 Tembus 2 Juta dalam 24 Jam

Google Ternyata Pernah Menyewakan Kambing

Hantu Lokal Dreadout Nampang di ICT Award 2012

Hari Ini, Komponis Jerman Clara Schumann di Google

Yahoo Segera Kantongi Dana Segar Untuk Ekspansi

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...