Batan Tengah Kembangkan Varietas Padi Baru

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Menteri Riset dan Teknologi H Gusti Muhammad Hatta mengungkapkan, Badan Tenaga Atom Nasional (BATAN) dalam kegiatan penelitiannya juga memukan varietas padi unggul.

"Jadi keliru kalau ada yang beranggapan Batan cuma melakukan kegiatan yang bekaitan dengan masalah atom," ujar saat silaturrahim Idul Fitri 1433 Hijriah, di Banjarmasin, Rabu.

Ia menerangkan, varietas padi unggul temuan Batan tersebut hanya berusia 90 hari atau sekitar tiga bulan sudah bisa panen.

Keunggulan varietas padi temuan Batan tersebut juga pada tingkat produktivitas, lanjutnya dalam silaturrahim dengan Ikatan Alumnus Universitas Lambung Mangkutat (IKA Unlam) Banjarmasin.

"Kalau varietas padi lain mungkin tingkat produktivitasnya cuma sekitar lima ton, tapi temuan Batan bisa mencapai 9--10 ton/hektare," lanjut menteri asal urang banua Kalsel tersebut.

Menurut mantan Menteri Negara Lingkungan Hidup (Meneg LH) itu, penelitian terhadap varietas padi sebagai salah satu wujud tanggung jawab bersama, untuk peningkatan produksi padi, guna menjaga ketahanan pangan nasional.

Selain itu, guna lebih meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani, lanjutnya didampingi Ny Violet Gt Hatta.

"Memang ketahanan pangan kita secara nasional saat ini cukup baik, namun ke depan harus tetap  dipertahankan dan ditingkatkan," demikian M Hatta.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.