Bawa Sajam untuk Tawuran, Tiga Pelajar Ditangkap di Depok

Merdeka.com - Merdeka.com - Tiga pelajar diamankan Tim Patroli Perintis Presisi (3P) Polres Metro Depok di kawasan Citayam, Hek, Pancoran Mas, Depok. Mereka kedapatan membawa senjata tajam dan diduga akan tawuran.

Ketiganya diamankan pada Minggu (10/7) dini hari pukul 03.15 WIB atau beberapa jam sebelum pelaksanaan salat Iduladha. "Jadi Minggu dini hari tim tiba di Citayam Hek. Kami kita melihat dua motor masing-masing bonceng tiga," kata Katim 3P AKP Winam Agus, Senin (11/7).

Melihat gelagat mencurigakan, tim langsung mengejar motor tersebut. Salah satu motor berhenti dan penumpangnya melarikan diri ke kebun. Kendaraan roda dua itu ditinggalkan begitu saja di lokasi. "Motor yang lain berhasil kita sergap dan diamankan. Saat ketiganya turun dari motor, ditemukan senjata tajam di jok. Jadi, sajam tersebut diduduki," ujarnya.

Pantau Aksi Siswa Sekolah Lain

Petugas menginterogasi ketiga remaja itu. Mereka mengaku sekolah di kawasan Bogor. Mereka ke Depok untuk berputar dan memantau tulisan sekolah mereka di sejumlah tempat di Citayam dan Bojong Gede. "Kalau tulisannya (coretannya) diblok (ditimpa coretan lain) sama anak sekolah lain, terjadilah tawuran," tegasnya.

Ketika coretan nama sekolah mereka ditimpa, mereka merasa tercoreng. "Seakan akan wilyah yang mereka pilok itu mungkin daerah kekuasaan mereka kali," tambahnya.

Saat itu, ketiga remaja itu sedang berputar di Citayam dan Bojong Gede. Beruntung petugas berhasil mengamankan ketiga sehingga tawuran bisa dicegah. Ketiganya kemudian diserahkan ke Polsek Pancoran Mas. "Kita serahkan ke Polsek Pancoran Mas untuk proses lebih lanjut," pungkasnya. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel