Bayi diduga hasil hubungan gelap dikubur hidup-hidup di hutan

MERDEKA.COM, Warga Desa Kedung Tawing, Kecamatan Geyer, Grobogan, Jawa Tengah geger setelah penemuan mayat bayi berusia tujuh bulan di Hutan Kedung Tawing. Diduga bayi berjenis kelamin laki-laki itu dibunuh dengan cara dikubur-hidup oleh orang tuanya.

Dari informasi yang dihimpun merdeka.com, Jumat (16/11), bayi tersebut diperkirakan baru dilahirkan satu jam dalam kondisi hidup. Bayi berjenis kelamin laki-laki ini ditemukan oleh warga Kedung Tawing, Paimin dan Tukimin, yang hendak mencari rumput di Kawasan Hutan Kedung Tawing di petak 34.

Saat itu Paiman dan Tukiman merasa curiga melihat gundukan tanah yang ditaburi bunga. Di samping gundukan terdapat sepotong besi yang digunakan pelaku untuk menggali tanah. Setelah dibongkar, ternyata berisi kain mori yang berisi jasad bayi.

"Kami curiga kok ada gundukan tanah seperti kuburan," ujar Tukimin kepada merdeka.com, di Jawa Tengah, Jumat(16/11).

Kedua warga Kedung Tawing itu bergegas melaporkan penemuan mayat bayi ke polisi setempat. Jasad bayi tersebut digali dan dievakuasi ke Puskesmas terdekat untuk dilakukan di identifikasi.

Bidan Puskesmas Geyer menduga bayi itu sengaja dibunuh dengan cara dikubur hidup-hidup usai dilahirkan. Hal ini dibuktikan dengan keberadaan tali pusar yang masih menempel dan ikut dikubur bersama bayi.

Untuk mengetahui pelaku pembunuh bayi tersebut, polisi masih melakukan penyelidikan. Dugaan sementara, bayi itu merupakan hasil hubungan gelap.

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.