Bayi Kembar Siam Berjuang Jalani Operasi Pemisahan di RSUP Adam Malik

Hardani Triyoga, Putra Nasution (Medan)
·Bacaan 2 menit

VIVA – Adam dan Aris, bayi kembar siam dempet dada dan perut tengah berjuang di ruang operasi RSUPH Adam Malik, Kota Medan, Sumatera Utara. Proses operasi pemisahan dilakukan tim dokter sejak Rabu pagi hingga petang tadi, 20 Januari 2021.

Kedua balita itu yakni Adam dan Aris yang berusia 13 Bulan. Kedua anak itu merupakan putra pasangan Nur Rahmawati (26) dan Supono (32), warga Desa Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir, Labuhanbatu. Mereka lahir di RSUP H Adam Malik pada 9 Desember 2019.

“Kami hanya bisa menyampaikan saat ini operasi masih berlangsung. Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat, dari wartawan," ujar Sekretaris Tim Penanganan Bayi Kembar Siam, dr Rizky Adriansyah SpA (K), di RSUP H Adam Malik, Rabu, 21 Januari 2021.

Rizky menjelaskan untuk proses pemisahan itu, sampai saat ini berjalan dengan lancar dan tidak kendala. Begitu juga, tercatat ada 50 tenaga medis dilibatkan dalam operasi pemisahan Adam dan Aris.

Tenaga ahli yang dilibatkan di antaranya beberapa dokter subspesialis, terutama dokter spesialis bedah anak, dokter bedah jantung, dokter spesialis anestesi pediatrik, dan dokter spesialis anak.

Seluruh tenaga ahli kesehatan itu bekerja di RSUP H Adam Malik, Medan. Tim dokter pun, sudah mempersiapkan dan menyediakan 16 kantong darah golongan B yang disumbangkan tenaga medis dan tenaga kesehatan di RSUP H Adam Malik.

"Setelah operasi pemisahan nantinya kedua bayi akan dirawat intensif. Kondisi mereka dipantau sangat ketat selama 3x24 jam," ujar Rizky.

Kondisi kedua bayi mengalami dempet pada bagian perut dan dada. Sebelum dilakukan operasi, Rizky mengatakan kondisi kedua dalam kesehatan dan memiliki pertumbuhan yang baik.

"(Organ) yang menempel, hati dan dinding jantung, karena itu banyak dokter spesialis yang dilibatkan,” jelas Rizky.

Rizky belum bisa memastikan kapan operasi pemisahan Adam dan Aris selesai. Namun, ia meminta doa semua pihak agar proses pemisahan ini berjalan dengan baik.

Baca Juga: Basarnas ke Pulau Laki Cek Tanda SOS di Google Maps, Ini Hasilnya