Bayi Perempuan Usia 16 Bulan Asal Korea Disiksa Orang Tua Angkat Hingga Meninggal, #SorryJungIn Ramai Digunakan

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Tagar "#SorryJungIn" yang sedang ramai digunakan menjadi trending di Twitter. Hal ini terjadi karena penyiksaan terhadap anak perempuan hingga berujung kematian di Korea Selatan.

Anak perempuan yang diduga mengalami penyiksaan oleh pasangan yang mengadosipnya tersebut bernama Jung In, ia masih berumur 16 bulan. Menyedihkannya, guru penitipan anak dan dokter anak Jungin telah mencurigai kemungkinan kasus pelecehan anak, tetapi laporan mereka ke polisi telah diabaikan tiga kali.

Mengutip Allkpop, kejadian tersebut terungkap dalam episode terbaru SBS 'Unanswered Questions', program tersebut meliput berita tragis Jung In.

Setelah dibawa ke ruang gawat darurat rumah sakit, Jung In diketahui menderita kerusakan parah pada pankreas dan organ utama lainnya. Juga ditemukan bahwa perutnya penuh dengan darah dan anggota badan serta tulang selangkanya patah.

Dokter yang bertanggung jawab atas otopsi berkomentar, "Bagaimana dia bisa hidup setiap hari dengan cara yang mengerikan ini?".

Diungkap oleh program SBS bahwa Jungin, yang diadopsi ketika dia baru berusia 6 bulan, berulang kali dianiaya oleh orangtua barunya. Menurut penyelidikan, orangtua secara teratur mengabaikan anak tersebut, meninggalkannya sendirian di dalam mobil atau di rumah, dan telah menyerangnya secara fisik beberapa kali.

Menurut laporan, ibu angkat Jungin mulai melecehkannya sebulan setelah diadopsi hingga meninggal pada tahun 2020 di ruang gawat darurat.

Orangtua angkatnya mengklaim bahwa kematiannya adalah kecelakaan tetapi staf medis mengklaim itu karena pelecehan anak.

Dukungan dari masyarakat hingga artis Korea

Dukungan dari masyarakat hingga artis Korea/dok. Allkpop
Dukungan dari masyarakat hingga artis Korea/dok. Allkpop
Dukungan Jimin BTS/dok. Weverse
Dukungan Jimin BTS/dok. Weverse

Masyarakat Korea pun membuat petisi untuk ditandatangani. Bahkan para artis seperti Seo Hyo Rim, Hwang In Young, Han Chae Ah, dan mantan pelatih sepak bola Cha Beom Geun turut meramaika Twitter atau Instagram dengan mengunggah gambar diri sembari membawa slogan '#SorryJungin'.

Jimin BTS pun ikut menulis ungkapan duka untuk Jung In lewat Weverse. Ia menuliskan "I'm sorry Jung In" dalam bahasa Korea.

#elevate women