Bayi Ternyata Sudah Belajar Sejak di Kandungan, Ini Penjelasannya

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pengetahuan tentang pembelajaran prenatal tidak terlalu luas, namun beberapa penelitian yang telah meneliti belakangan ini mengkonfirmasi bahwa itu terjadi dan mungkin saja. Meskipun kita tidak memiliki ingatan pada saat tahap awal kehidupan, kenyataannya adalah bahwa pembelajaran yang kita peroleh dari dalam rahim menghasilkan sensasi dan asosiasi tertentu yang menyertai sepanjang hidup.

Pendidikan dan pembelajaran pralahir adalah mata pelajaran yang tidak terlalu luas atau terkenal di tingkat sosial.

Pembelajaran ini bersifat biologis, tetapi juga biopsik dan edukatif, dan ini terkait erat dan bergantung pada kontak dan komunikasi sadar atau tidak sadar yang kita sebagai orangtua lakukan saat bayi masih berada dalam kandungan.

Ilmuwan terkenal dan sukses, Annie Murphy Paul, menegaskan bahwa menurut penelitian baru-baru ini, seorang bayi sudah belajar sejak ia berada di dalam rahim ibu.

Meskipun mungkin sulit untuk dipercaya, atau bahkan masih jarang ada pembahasan mengenai hal ini, pembelajaran ini juga merupakan salah satu hal yang paling penting bagi para orangtua.

Berikut ini empat hal yang dipelajari bayi dari dalam kandungan, dikutip dari Bright Side, Senin (20/9/2021):

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

1. Bayi Mengetahui dan Mempelajari Suara Ibu

Kehamilan yang ideal adalah kehamilan yang direncanakan, diinginkan dan dijaga perkembangannya secara baik.
Kehamilan yang ideal adalah kehamilan yang direncanakan, diinginkan dan dijaga perkembangannya secara baik.

Suara seseorang yang sedang mengandung bayi dalam kandungan, untuk alasan yang lebih jelas suara merupakan hal yang paling bayi kenali dan suara yang paling mereka sukai. Itu adalah sebuah pengakuan, jadi itu adalah pembelajaran dan asosiasi sebelumnya.

2. Bayi Mempelajari Rasa

(Unsplash.com/nathanhanna)
(Unsplash.com/nathanhanna)

Kita mungkin berpikir bahwa bayi tidak dapat menangkap rasa, tetapi ini tidak benar. Yang benar adalah bahwa ada banyak rasa makanan yang dimakan saat wanita sedang mengandung, dan janin biasanya menelannya.

Itu sebabnya ketika mereka lahir dan tumbuh, antara anak dan sang ibu mereka memiliki preferensi dan selera untuk makanan tersebut.

3. Bayi Mempelajari Bahasa

(Unsplash.com/JasonLeung)
(Unsplash.com/JasonLeung)

Berdasarkan apa yang mereka dengar di dalam rahim, bayi mulai belajar bahasa orang-orang di sekitar mereka dan bahasa yang diucapkan di tempat mereka tinggal.

Faktanya, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2009, bayi menangis dengan aksen bahasa ibu mereka.

4. Bayi Mempelajari dari Ibu dan Bersama Ibu

Ilustrasi Bayi Sehat Credit: pexels.com/Jonathan
Ilustrasi Bayi Sehat Credit: pexels.com/Jonathan

Segala sesuatu yang menjadi bagian dari lingkungan ibu hamil, mulai dari bau, suara, emosi, atau bahkan produk yang digunakannya diterima dengan cara rertentu oleh bayi. Data dan persepsi ini diterima bayi melalui ibu mereka sebagai informasi.

Lalu bagaimana cara kita agar bisa mengajari bayi selama tahap ini?

1. Melalui Sentuhan

Ilustrasi Bayi Sehat Credit: pexels.com/Lisa
Ilustrasi Bayi Sehat Credit: pexels.com/Lisa

saat kita membelai perut dengan tangan kita atau melewati benda-benda dengan tekstur berbeda di area ini, bayi dapat menangkap gerakan-gerakan ini. Stimulus ini diteruskan hingga mencapai otak dan memicu gerakan pada bagian otak.

2. Melalui Penglihatan

(Unsplash.com/MichalBarhaim)
(Unsplash.com/MichalBarhaim)

Cahaya alami dan buatan dapat mencapai bayi melalui rahim dengan intensitas yang berbeda. Faktanya, para peneliti telah menemukan bahwa janin lebih cenderung melihat titik-titik dalam bentuk wajah manusia. Ini menunjukkan bahwa bayi bereaksi terhadap dunia luar jauh sebelum mereka lahir.

3. Melalui Pendengaran

(Unsplash.com/SolenFeyissa)
(Unsplash.com/SolenFeyissa)

Dengan indera inilah bayi dapat menangkap dan merasakan banyak hal, situasi, dan orang-orang di sekitarnya. Suara-suara itu terdaftar dan bayi-bayi itu menyimpannya, meskipun mungkin di masa yang akan datang mereka tidak dapat mengingat musik tertentu. Pada sekitar 18 minggu kehamilan, bayi akan dapat mendengarkan suara perut dan detak jantung ibu.

4. Melalui Sistem Motorik dan Keadaan Emosi

(Unsplash.com/fairytailphotography)
(Unsplash.com/fairytailphotography)

Saat berada di dalam rahim, bayi dapat merasakan apakah ibu berada dalam posisi stabil atau tidak. Janin memiliki rasa ruang pribadi yang sangat berkembang. Juga, janin dapat menerima pesan melalui plasenta tentang keadaan mental dan psikologis ibu.

Jadi, kira-kira apa yang akan anda lakukan saat hamil agar komunikasi dan hubungan dengan bayi anda dapat berjalan baik?

Penulis : Azarine Natazia

Infografis IBu Hamil Sudah Bisa Dapatkan Vaksin Covid-19

Infografis Ibu Hamil Sudah Bisa Dapatkan Vaksin Covid-19. (Liputan6.com/Niman)
Infografis Ibu Hamil Sudah Bisa Dapatkan Vaksin Covid-19. (Liputan6.com/Niman)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel