Bayu Himawan, Solois Pendatang Baru yang Ikut Lestarikan Lagu Daerah lewat Pop Jawa

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Industri musik Tanah Air kedatangan seorang solois pendatang baru, Bayu Himawan. Ia merilis sebuah single berjudul "Loroning Ati".

Lagu dengan genre Pop Jawa ini dirilis di bawah naungan label Kazaru Musik. Bayu Himawan sebelumnya juga aktif tergabung dalam grup CampurNgopi Band, yang juga konsisten dengan lagu-lagu jawa.

Di CampurNgopi band, Bayu Himawan sudah menelurkan empat buah lagu Jawa yang dirilis pada 2020 lalu.

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Kegiatan

Bayu Himawan. (ist)
Bayu Himawan. (ist)

Di masa pandemi ini, Bayu Himawan aktif memproduksi lagu-lagu Jawa. Di samping ia juga memang aktif mengisi acara-acara musik sebagai band reguler cafe, event kampus dll, dengan genre all around, blues, dan reggae.

Lestarikan

Bayu Himawan. (ist)
Bayu Himawan. (ist)

Adapun di single lagu "Loroning Ati" ini Bayu Himawan menceritakan tentang hubungan yang tidak direstui orang tua karena sudah dijodohkan sehingga harus kandas di tengah jalan dan rasa cinta itu tetap disimpan sampai akhir waktu.

"Tujuan saya masuk industri musik memang untuk nguri-uri lagu Jawa (melestarikan) dan jangan malu untuk berkarya lagu daerah, lagu tradisional, mencoba menyajikan musik dan mengomposisikan lagu Jawa dengan arransemen musik pop kreatif," kata Bayu Himawan melalui keterangan resmi yang diterima Liputan6.com beberapa waktu yang lalu.

Harapan

Bayu Himawan. (ist)
Bayu Himawan. (ist)

Lagu tersebut sudah bisa didengarkan melalui berbagai digital music platform. Video klip dari single "Loroning Ati" juga bisa dilihat di chanel YouTube Kazaru Music.

Bayu Himawan kemudian berharap karya terbarunya itu bisa diterima penikmat musik indonesia khususnya lagu Jawa.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel