Baznas Kaltim salurkan zakat Rp2,37 miliar

·Bacaan 2 menit

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kalimantan Timur selama Januari 2022 hingga pertengahan Ramadhan ini telah menyalurkan zakat senilai Rp2,37 miliar, sementara zakat yang dikumpulkan sejak Januari hingga hari ini mencapai Rp3,39 miliar.

“Dari hasil pengumpulan zakat sebesar Rp3,39 miliar ini, kami telah menyalurkan kepada para mustahik yang totalnya mencapai Rp2,37 miliar,” ujar Ketua Baznas Kaltim Ahmad Nabhan di Samarinda, Senin.

Penyaluran zakat tersebut dilakukan karena Baznas Kaltim berkomitmen ingin menyejahterakan masyarakat tidak mampu melalui zakat, memastikan penyalurannya tepat sasaran, dan membantu pemerintah dalam program pengentasan kemiskinan.

Baca juga: Pemprov Kaltim dukung kampanye nasional Nusantara Cinta Zakat

Rincian penyaluran sebesar Rp2,37 miliar ini adalah untuk membantu pelaku usaha yang kekurangan modal, yakni melalui Program Modal Usaha untuk 42 mustahik pelaku UMKM guna berjualan di Pasar Ramadhan dengan nilai Rp210 juta.

Kemudian untuk operasi bibir sumbing bagi 21 anak dengan nilai Rp200 juta. Kegiatan ini dilakukan melalui kerja sama dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia Cabang Samarinda, sementara tempat pelaksanaannya di Rumah Sakit Abdul Muis Samarinda.

Selanjutnya adalah melalui kegiatan Ramadhan Berbagi dengan menyalurkan sembilan bahan pokok (sembako) untuk warga tidak mampu sebanyak 3.200 paket dengan total senilai Rp1,6 miliar.

Baca juga: Pupuk Kaltim sabet penghargaan pengumpul zakat terbaik kategori BUMN

Pembagian paket sebanyak ini dilakukan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) mitra Baznas se-Kaltim dan Baznas yang tersebar di 10 kabupaten/kota di Provinsi Kaltim.

Penyaluran lainnya adalah untuk bantuan biaya pendidikan dan kesehatan senilai Rp300 juta, penyediaan warung makan gratis selama tiga bulan pada Januari-Maret 2022 senilai Rp60 juta, dan bantuan korban banjir di Kabupaten Kutai Timur senilai Rp53 juta.

Baca juga: Baznas berencana bentuk UPZ di seluruh KBRI

Dalam pengumpulan hingga penyaluran zakat, Baznas Kaltim berupaya menjalankan tugas dengan sebaik mungkin, karena hal ini merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, sehingga pihaknya pun memegang prinsip transparan dalam pengelolaannya.

“Saya juga mengimbau kepada umat Muslim untuk menyalurkan zakat melalui Baznas yang sudah tersebar di semua daerah, karena zakat yang dikumpulkan dalam satu wadah, tentu memiliki potensi besar dalam usaha menyejahterakan masyarakat melalui zakat,” ujar Nabhan.

Baca juga: Barito Utara tetapkan zakat fitrah Rp25.000 hingga Rp47.500 per jiwa

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel