BAZNAS-Kemenparekraf Kolaborasi Tingkatkan Pemberdayaan Umat

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) siap berkolaborasi bersama untuk meningkatkan pemberdayaan umat dengan mengoptimalkan potensi yang dimiliki kedua lembaga.

Hal tersebut tertuang dalam audiensi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, bersama Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA dan para Pimpinan BAZNAS, yang diselenggarakan secara virtual, di Jakarta, Selasa (11/05).

"Dari awal saya ingin kolaborasi dengan BAZNAS untuk meningkatkan potensi yang ada di Kemenparekraf. Karena kita sangat mengetahui bahwa kita baru sampai beberapa persen saja dari total potensi yang bisa kita kelola untuk kemaslahatan umat, untuk kebermanfaatan bagi sesama," ujar Menparekraf Sandiaga Uno.

Sandiaga Uno mengatakan, pihaknya siap berkolaborasi dengan BAZNAS dalam mengoptimalkan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS di Kemenparekraf, juga program pemberdayaan desa wisata sehingga menghasilkan manfaat bagi umat.

Dukung Gerakan Cinta Zakat BAZNAS, Sandiaga Uno juga menyampaikan pantunnya, "Salah satu subsektor ekonomi kreatif adalah kria, produknya beragam sudah dikenal hingga mancanegara. Cari lembaga pengelolan zakat infak sedekah wakaf terbaik dan terpercaya, tentu BAZNAS yang menjadi rujukannya," katanya.

“Sholat itu adalah tiang agama, dengan itu tandanya telah mendirikan agama. BAZNAS ayo terus kolaborasi bersama, pulihkan ekonomi kita dan pulihkan pembangunan bangsa," tambahnya.

Dalam audiensi online ini, Sandiaga tampil gagah mengenakan "pesilek," pakaian adat asal Sumatera Barat.

Tak mau kalah, Ketua BAZNAS Prof Dr KH Noor Achmad, MA juga menunjukan kewibawaannya dengan mengenakan songkok putih, pemberian dari seorang guru di tanah suci.

Akhirnya keduanya bersepakat untuk bertukar cinderamata, sebagai simbol untuk saling bersinergi dan berkolaborasi.

Kolaborasi bermanfaat

Presiden Joko Widodo ketika menyerahkan zakat mal di Istana Negara, Jakarta, Kamis (16/5/2019). Jokowi bersama para menteri, kepala lembaga, hingga direksi BUMN melakukan pembayaran zakat mal melalui Baznas senilai Rp 55 juta secara tunai. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Presiden Joko Widodo ketika menyerahkan zakat mal di Istana Negara, Jakarta, Kamis (16/5/2019). Jokowi bersama para menteri, kepala lembaga, hingga direksi BUMN melakukan pembayaran zakat mal melalui Baznas senilai Rp 55 juta secara tunai. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ketua BAZNAS Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA mengucapkan terima kasih kepada Kemenparekraf karena telah bersedia bekerja sama dengan BAZNAS. "Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri Sandiaga Uno karena sudah menyerahkan seluruh gajinya kepada BAZNAS," tuturnya.

Prof Noor mengatakan, BAZNAS dan Kemenparekraf dapat berkolaborasi melalui berbagai program yang ada, seperti pemberdayaan UMKM para mustahik, desa wisata dan progam-program lain yang mampu mengentaskan kemiskinaan serta meningkatkan kesejahteraan umat.

"Kami juga berharap UPZ Kemenparekraf yang sudah dibentuk dapat menjadi teladan bagi kementerian lainnya," jelasnya.

UPZ BAZNAS Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI telah terbentuk dengan SK Ketua BAZNAS No. 10 Tahun 2021.

Adapun pengumpulan dana zakat pegawai di Tahun 2020 sebesar Rp160,942,600 dengan rutin bulanan dari 165 orang Muzakki/Pegawai dari Kemenparekraf. Pengumpulan Dana Zakat Pegawai di Januari hingga Maret 2021 sebesar Rp37,744,900 dengan rutin bulanan dari 107 orang Muzaki/Pegawai.

Audiensi secara virtual ini dihadiri oleh Wakil Ketua BAZNAS Mokhamad Mahdum, para Pimpinan BAZNAS, Zainulbahar Noor, Nur Chamdani, Achmad Sudrajat, Saidah Sakwan, Rizaludin Kurniawan, Direktur Utama BAZNAS M Arifin Purwakananta, dan Ketua Divisi UPZ, Faisal Qosim.

Sementara dari Kemenparekraf dihadiri oleh Ketua Binrohis/Direktur Infrastruktur Ekonomi Kreatif, Hariyanto beserta Tim Binrohis, dan Staf Khusus Menteri Bidang Keumatan Andi Maipa Dewandaru.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel